MEULABOH – Ketua KPA/PA Aceh Barat, Tgk Jauhari mengatakan sebanyak 17 desa ikut terendam banjir, sehingga aktivitas warga sempat terhenti akibat meluapnya krueng Bubon. Ia menyampaikan itu saat Team Leader Offroad DPRA berkunjung dan membawa bantuan untuk korban banjir, Selasa, 15 Desember 2015.
“14 desa terparah sehingga 70 persen jalan raya terendam banjir setinggi 70 cm. Kita berharap kepada Pemerintah Aceh melalui instansi terkait untuk melakukan pembersihan (normalisasi) Krueng Bubon, sehingga mampu mengurangi luapan air jika datangnya musim hujan. Apalagi ratusan hektare sawah ikut terendam,” kata Tgk Jauhari.
Sementara itu, Team Leader Offroad DPRA menyerahkan bantuan masa panik bagi korban banjir bagi warga Desa Banda Layung, Kecamatan Bubon, Aceh Barat, Selasa, 15 Desember 2015.
Rombongan diketuai Zulfadli tiba di lokasi sekira pukul 14:16 WIB dan langsung disambut Camat Bubon, Tarmizi, S.E. “Kedatangan kami kemari untuk mengunjungi saudara kita yang dilanda musibah banjir sesuai instruksi Ketua DPRA dan sekaligus pembina team leader offroad,” kata Zulfadli, dikutip dari keterangan tertulis diterima portalsatu.com.
Bantuan secara simbolis diterima Camat Bubon, Tarmizi, berupa sandang dan pangan. Menurut Tarmizi, banjir terjadi di wilayah Bubon akibat meluapnya Krueng Bubon.
“Kejadiannya malam minggu kemarin sekitar pukul 22:15 WIB dengan ketinggian 1 meter lebih, bahkan fasilitas kantor kami juga rusak akibat banjir,” kata Tarmizi.[]