BANDA ACEH – Koordinator Masyarakat Transparansi Aceh (MaTA), Alfian, mengatakan mutasi pejabat yang dilakukan oleh Gubernur Aceh hanya akan menghambat kinerja pemerintah. Kebijakan tersebut juga dinilai tidak akan memberikan tatakelola yang baik.

“Ini (mutasi pejabat) sudah seperti titipan, ini bukan lagi bicara soal tatakelola yang baik malah akan menjadi ancaman bagi tata kelola pemerintah ke depan,” kata Alfian kepada portalsatu.com melalui sambungan telepon, Selasa, 17 November 2015.

Ia mengatakan tindakan Gubernur Aceh keliru karena seharusnya mengemukakan alasannya dan indikator tertentu saat mengganti seseorang.

“Seharusnya gubernur punya indikator dalam menempatkan seseorang dalam posisi tertentu dan tentu saja indikator tersebut harus diketahui publik,” katanya.[]