BANDA ACEH – Koordinator Gerakan Anti Korupsi (GeRAK) Aceh, Askhalani, mengatakan mediasi Mendagri merupakan salah satu capaian terbaik dalam rangka percepatan pembahasan Anggaran Pendapatan Belanja Aceh (APBA) yang mengalami jalan buntu selama ini.

“Proses itu adalah salah satu pilihan tepat dalam rangka membangun sinergisitas, komunikasi yang terputus hanya dapat diselesaikan secara mediasi oleh Mendagri,” kata Askhalani saat dihubungi portalsatu.com, Rabu, 30 Desember 2015.

Lebih lanjut, Askhalani juga mengatakan penyelesaian perumusan pembahasan APBA dengan qanun adalah alternatif tepat untuk masa depan Aceh.

“Jika ini tidak dilakukan maka kesalahan mutlak ada di eksekutif dan legislatif,” ujarnya.

Dalam hal ini, kata dia, GeRAK berharap kedua pihak mau berpikir yang baik untuk kepentingan publik Aceh.

“Jangan munculkan ego karena yang rugi bukan mereka tapi publik dan mereka sama sekali tidak pernah merasakan rugi sebab gaji dan tunjangan sudah cukup untuk kebutuhan mereka,” kata Askhalani.

Ia juga berharap eksekutif dan DPRA membuka komunikasi dengan tujuan mencapai titik temu, agar pembahasan berjalan sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan. [](bna)