SIGLI – Kontraktor Pembangunan Gedung Olah Raga (GOR) Sigli, Kabupaten Pidie, Ikhwan, mengaku akan memberikan perhatian kepada korban kecelakaan lalu lintas (Lalin) di jalan depan Gedung DPRK Pidie, Senin, 23 November 2015 malam.

“Sudah musibah, kebutulan dengan mobil truck yang membawa material proyek kita,” kata Ikhwan kepada portalsatu.com melalui blackberry.

Dia mengaku pihaknya hanya membeli tanah dan menggunakan jasa truk yang terlibat kecelakaan tersebut. Namun Ikhwan mengatakan akan tetap memberikan perhatian kepada korban termasuk menjenguknya ke rumah sakit.

“Sudah kita hubungi keluarganya melalui hp,” ujarnya.

Sementara itu, Vina Mahdiana, 22 tahun, salah satu korban kecelakaan, saat ini sudah dirujuk ke RSUZA Banda Aceh. Dia mengalami luka-luka, tulang kaki dan bahu patah, dan telinganya mengeluarkan darah. Korban lainnya, Yuliana, 22 tahun, saat ini masih ditangani oleh petugas medis di RSU Chik Ditiro Sigli.

Sebelumnya diberitakan, dua orang dilaporkan kritis dan satu di antaranya terpaksa dirujuk ke Banda Aceh akibat kecelakaan lalu lintas (lalin) antara truk roda 4 dan sepeda motor Beat, di jalan depan Gedung DPRK Pidie, Senin, 23 November 2015 sekitar pukul 13.00 WIB. 

Peristiwa tersebut menyebabkan pengendara sepeda motor, Vina Mahdiana, 22 tahun, wartawati magang dari harian terbitan Medan kritis. Dia mengalami patah tulang paha dan darah segar keluar dari dalam telinga. Adapun teman boncengannya, Yuliana, 22 tahun, tercatat sebagai mahasiswi mengalami luka di tubuhnya.

Kapolres Pidie, AKBP Muhajir, SIK, M.H., melalui Kasat Lantas AKP Mawardi, S.E., kepada portalsatu.com membenarkan kejadian lalin tersebut. Dia mengaku sedang menangani insiden ini. Sementara truk dan sepeda motor yang dikendarai korban sudah diamankan di Mapolres Pidie.

Kasat Lantas mengatakan truk nomor polisi BL 8799 PZ yang mengangkut material melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Banda Aceh. Mobil tersebut dikendarai oleh Wahyudin Jabani, 34 tahun, warga Gampông Paya Kecamatan Grong-Grong.[]

Laporan: Zamah Sari