BANDA ACEH Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Aceh menggelar workshop Pelatihan Pelatih untuk Cabang Olahraga Terukur, Beladiri, Akurasi dan Permaina, di Banda Aceh, 3-6 Agustus 2017. Kegiatan bertema Tingkatkan Kualitas Pelatih Menuju PON…
BANDA ACEH Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Aceh menggelar workshop Pelatihan Pelatih untuk Cabang Olahraga Terukur, Beladiri, Akurasi dan Permaina, di Banda Aceh, 3-6 Agustus 2017. Kegiatan bertema Tingkatkan Kualitas Pelatih Menuju PON XX Tahun 2020 Papua” ini diikuti masing-masing dua perwakilan dari 48 cabang olahraga (cabor).
Kegiatan dibagi dalam dua paket, yaitu dari 3-4 Agustus untuk cabor terukur dan akurasi, sedangkan 5-6 Agustus bagi cabang beladiri dan permainan. Setiap cabor dibagi dalam kelasnya masing-masing. Jadi, kegiatan ini terdiri dari empat kelas, kata T. Rayuan Sukma, ketua pelaksana workshop yang juga Wakil Ketua III KONI Aceh Bidang Litbang, Jumat, 4 Agustus 2017 .
T. Rayuan menekankan kegiatan sumber anggaran dari KONI Aceh ini agar dapat diikuti para pelatih dengan serius. Kata dia, jika seluruh materi-materi yang dipaparkan dalam workshop tersebut dapat diterapkan dengan benar, nantinya akan berdampak pada prestasi para pelatih dalam membina atlet.
Menjadi pelatih bukan sekadar pelatih, harus ada prestasi. Jangan sampai hanya menghabiskan waktu, tetapi tidak pernah punya prestasi, itu sangat disayangkan, kata T. Rayuan.
Ketua Harian KONI Aceh Kamaruddin Abu Bakar atau Abu Razak mengatakan, workshop kali ini bagian dari program persiapan KONI Aceh 2017 untuk menghadapi Porwil serta Pra-PON 2019 dan PON XX Tahun 2020 Papua.
Selain pembinaan para atlet melalui pemusatan latihan daerah (pelatda) Desentralisasi tahun 2017, KONI Aceh juga ingin mendongkrak kualitas para pelatih, salah satunya melalui workshop yang dilakukan kali ini. Jadi ini terobosan baru KONI Aceh, kita melakukan persiapan jauh-jauh hari, kata Abu Razak. Ini juga bagian dari persiapan kita untuk menjadi calon tuan rumah PON XXI tahun 2024, ujarnya.
Abu Razak berpesan agar para peserta dapat mengikuti workshop dengan serius dan aktif. Nantinya setiap peserta akan diminta mempresentasikan kembali materi-materi tersebut, untuk melihat, apakah para pelatih sudah menguasai materi atau tidak. Materi-materi yang disampaikan pada workshop kali ini antara lain, kebijakan KONI Aceh, dasar-dasar kepelatihan, teori dan metodologi latihan kondisi fisik, manajemen pengelolaan latihan, dan gizi olahraga.[](rel)