BANDA ACEH – Kepolisian Polsek Baiturrahman, Banda Aceh berhasil membongkar sindikat penjambret yang melibatkan anak dan orang tuanya. Selama ini, aksi kriminal mereka sudah meresahkan warga Banda Aceh yang sering melakukan aksinya, khususnya kaum perempuan.
Pelaku pertama diringkus polisi pada Sabtu (27/7) lalu, berinisial MA (20) di kediamannya Kecamatan Baiturrahman, Banda Aceh. Kemudian, MA mengaku perbuatannya ini dilakukan bersama rekannya DL (23) dan ditangkap di tempat terpisah.
Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol T Saladin mengatakan, setelah dilakukan pengembangan, ternyata aksi pencopetan itu bekerjasama dengan ayah salah seorang tersangka yang telah ditangkap.
Lalu, petugas pun langsung menangkap tersangka HL (58) di rumahnya. Karena tersangka HL ikut menikmati hasil jambret anaknya untuk menebus motor di pegadaian.
Tersangka HL itu ayah dari salah seorang tersangka yang terlebih dahulu ditangkap. Tersangka HL mengetahui aksi kejahatan yang dilakukan anaknya, makanya kita tangkap juga, kata T Saladin, Senin (1/7) di Mapolsek Baiturrahman, Banda Aceh.
Kata T Saladin, dalam melakukan aksinya, pelaku membuntuti korban dengan menggunakan sepeda motor. Biasanya, target mereka adalah para wanita yang membawa tas atau barang lainnya.
Pelaku langsung menjambret tas atau barang yang bisa dirampas. Mereka memilih perempuan, karena dianggap lemah oleh pelaku, terangnya.
Penangkapan ketiga tersangka ini bermula dari keterangan korban memberitahukan ciri-ciri tersangka. Sehingga petugas pun langsung bergerak untuk mencari pelaku seperti yang dilaporkan oleh korban.
Ketika kita tangkap di kediamannya MA mengaku melakukan aksinya bersama DL yang juga kita tangkap di dua lokasi berbeda, imbuhnya.
Bersama tersangka petugas berhasil menyita barang bukti berupa emas seberat 14 mayam (1 mayam sebanyak 3 gram emas). Emas hasil jambret itu bahkan ada yang sudah pernah dijual ke toko emas yang ada di Banda Aceh. Selain itu, polisi juga mengamankan dua unit sepeda motor yang mereka gunakan saat menjalankan aksinya.
Hasilnya itu mereka beli kebutuhan mereka seperti membeli baju, gitar dan keperluan lainnya, jelasnya.[] Sumber: merdeka.com