SIMEULUE – Kendatipun sehari-hari berbaur bersama masyarakat dan petani dalam mensukseskan swasembada pangan nasional, namun kemampuan dasar parjurit harus tetap terpelihara. Seperti halnya yang saat ini dilaksanakan oleh prajurit Kodim 0115/Simeulue memelihara kemampuan dan ketrampilan dengan melaksakan latihan menembak senjata ringan, Selasa 22 Desember 2015.

Kepala  Staf Kodim 0115 Simeulue, Mayor Inf Irwan, mengatakan, acara tersebut untuk meningkatkan keterampilan menembak senjata senapan dan pistol bagi setiap anggotanya sehingga mampu mencapai standar kualitas yang diharapkan.

“Kodim 0115/Simeulue menyelenggarakan latihan menembak senjata ringan TW-IV tahun 2015 yang berlangsung selama tiga hari 21 s.d 23 Desember 2015 dil apangan tembak Makodim, Simeulue,” kata Irwan.

Mayor Inf Irwan mengatakan, latihan menembak tersebut diikuti oleh 120 prajurit terdiri para Perwira, Bintara dan Tamtama dengan materi menembak bagi Perwira menembak pistol dan senapan, Bintara dan Tamtama menembak.

“Prajurit harus mahir menembak, maka latihan harus terus dilakukan secara berkelanjutan. Dan Babinsa juga harus terlatih. Kepada seluruh parjurit, baik penyelenggara maupun pelaku dan pendukung agar senantiasa saling menjaga keamanan, baik personel maupun materil guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan saat latihan menembak,” kata Irwan.

Danramil 01/Simtim Kapten Inf Harry Soesanto selaku Koordinator Latihan mengatakan, sebelum melaksanakan menembak, kepada seluruh anggota, untuk betul-betul memperhatikan faktor keamanan personel maupun materil.

“Cek kembali senjata yang akan digunakan, mengikuti ketentuan serta prosedur menembak yang sudah ditetapkan. Latihan menembak ini menggunakan tiga sikap yakni Sikap Tiarap, Sikap Duduk dan Sikap Berdiri dengan menggunakan 30 butir amunisi dengan tembakan penilaian,” kata Soesanto.[]