BANDA ACEH – Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Banda Aceh memastikan netral dari ranah politik praktis. Sikap ini merupakan hasil rekomendasi resmi Rapat Pimpinan Daerah atau Rapimda KNPI Banda Aceh yang berlangsung di Aula Bailkota Banda Aceh, Minggu, 20 Desember 2015.
Rekomendasi lainnya dalam Rapimda tersebut adalah KNPI selaku wadah berhimpun OKP harus bersikap kritis dalam rangka menyuarakan kepentingan pemuda. Lembaga ini juga akan mengawal keberlanjutan pembangunan kota serta penyelenggaraan Musda, yang akan dilaksanakan selambat-lambatnya enam bulan ke depan.
Seluruh materi persidangan di Musda nanti mengacu pada AD/ART dan Peraturan Organisasi hasil Kongres KNPI XIV di Jayapura Papua, kata Sekretaris Majelis Pemuda Indonesia (MPI) Muhammad Kasem didampingi Ketua KNPI Banda Aceh, Hasnanda Putra.
Sementara itu, Ketua panitia Musriadi Aswad mengatakan jumlah peserta Rapimda sebanyak 150 orang. Mereka berasal dari 69 Organisasi Kepemudaan dan 9 Pengurus Kecamatan (PK) KNPI se-Kota Banda Aceh.
Acara ini sebelumnya dibuka oleh Wali Kota Banda Aceh Hj Illiza Saaduddin Djamal, SE, yang diwakili Asisten Pemerintahan Bachtiar, S.Sos dan dihadiri oleh ketua KNPI Aceh H Jamaluddin serta keluarga besar KNPI Aceh dan Kota Banda Aceh.[](bna)