TERKINI
NEWS

Klaim Gubernur Zaini Terkait Bus Trans Koetaradja Dinilai Sarat Pencitraan

TAKENGON - Klaim Gubernur Aceh Zaini Abdullah terkait keberadaan bus Trans Koetaradja adalah hasil perjuangannya dinilai berlebihan. Hal tersebut disampaikan Koordinator Syedara Apa Karya Pusat,…

DATUK HARIS MOLANA Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 1 menit
SUDAH DIBACA 1.6K×

TAKENGON – Klaim Gubernur Aceh Zaini Abdullah terkait keberadaan bus Trans Koetaradja adalah hasil perjuangannya dinilai berlebihan. Hal tersebut disampaikan Koordinator Syedara Apa Karya Pusat, Safrizal, SP, kepada portalsatu.com, Minggu, 17 April 2016.

Dia mengatakan pengadaan bus Trans Koetaradja merupakan program pemerintah pusat yang diberikan kepada provinsi di luar DKI Jakarta secara gratis. 

Safrizal lantas merujuk pemberitaan salah satu media nasional, edisi 29 Juli 2015 yang menyebutkan program Kementerian Perhubungan akan memberikan 1.000 unit bus besar secara gratis. Pengadaan Bus Rapid Transit (BRT) ini masuk dalam anggaran 2015 yang ditargetkan rampung awal triwulan I-2016. (Baca: Menhub Jonan Bagi-bagi 1.000 Bus Gratis Untuk Busway 33 Provinsi)

“Itu pencitraan politik menjelang Pilkada. Kita juga menduga biaya iklan juga diambil dari uang rakyat,” kata Safrizal kepada portalsatu.com melalui pesan blackberry messenger, Minggu, 17 April 2017.

Dia mengatakan jika dugaan tersebut benar maka Gubernur Zaini telah menyalahgunakan wewenangnya sebagai kepala daerah.[](bna)

DATUK HARIS MOLANA
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar