Oregon – Setelah 26 tahun mencukur kumis, jenggot dan jambang akhirnya, Rose Geil, 39 tahun, memutuskan untuk tidak mencukur semua bulunya lagi. Malah dia merasa semakin seksi dan feminin dengan penampilan barunya tersebut. Muka wanita itu mulai ditumbuhi bulu seperti pria ketika berusia 13 tahun.
Lalu dia mencukurnya dan lantas menyadari dia harus bercukur setiap hari karena setelah bertahun-tahun berusaha mencabut, menggunakan produk, serta menjalani prosedur sinar laser untuk menghilangkan bulu, ternyata semuanya gagal.
“Kini dengan membiarkan jenggot, kumis dan jambang di muka membuat saya lebih yakin. Saya merasa lebih cantik dengan jambang, saya merasa hebat,” kata Rose Geil, seperti yang dilansir oleh Huffington Post pada Kamis, 9 Juni 2016.
Menurut Geil, dia menyadari keberadaan bulu di pipinya. Bulu itu lantas tumbuh di dagu serta atas bibir. Dia harus bangun awal setiap pagi untuk mencukurnya. Setelah beberapa lama, keganjilan itu mulai disadari ibunya karena Geil lupa mencukur.
Namun keluarganya hanya diam dan tidak memberikan dukungan yang seharusnya. Meskipun tidak dilakukan penelitian selengkapnya, Rose Geil percaya masalah itu lantaran kombinasi sindrom Polycystic ovary dan pengaruh genetika.