Fakhruddin, salah satu dosen DPL KKN Unsyiah di Idi Cut Aceh Timur. Ia pengampu di Fakultas Ekonomi Jurusan Ekonomi Pembangunan. Ia biasa dipanggil Bang Rudy oleh mahasiswa karena dirinya juga salah satu alumni di almamater tersebut.
Pada tanggal 22 Juni 2016 Rudy beserta adek-adek mahasiswa turun ke Idi untuk survei lokasi. Seperti biasa sebelum aktifitas KKN mahasiswa harus survei dulu agar tahu lokasi dan geuchik masing-masing kelompok KKN. Pada periode kali ini ia mendapat 6 kelompok, setiap kelompok terdiri 4 mahasiswi dan 2 mahasiswa, dengan fakultas dan jurusan yang berbeda-beda.
Di Kecamatan Nurussalam terdapat 31 gampong. Ia mendapat tugas di 6 Gampong, yaitu Gampong Lhee, Beurandang, Gampong Jalan, Gampong Seuneubok Rambong,Gampong Buket Panjo, dan Gampong Buket Merak.
Dari 6 gampong ada beberapa gampong yang melewati rintangan, salah satunya jalan setelah Gampong Buket Panjo dan Gampong Buket Merak menuju ke Gampong Jalan, dengan jalan yang begitu rusak dan sulit dilalui, kecil tanpa aspal, dan melewati jembatan yang tengah diperbaiki.
Dari Gampong Jalan ke Gampong Seuneubok Rambong sangat mengerikan, jalan begitu sulit dan dilingkari pohon-pohon karet, rumah hanya terdapat sekira 100 meter berjarak dari rumah lainnya, jalan sepi membuat mereka ketakutan.
Setelah menjumpai Gampong Seuneubok Rambong tidak jauh dari situ langsung Gampong Beurandang, suasana di Gampong agak sepi. Merutu geuchik di sana, anak-anak muda di gampong itu merantau.