TERKINI
TAK BERKATEGORI

Ketua PWI Berang, Camat Protes Berita Dana Gampong

"Kita selama ini mendukung program Bupati Sarjani menciptakan pemerintah bersih. Bupati sudah bisa mengevaluasi kinerja bawahan terutama camat yang alergi terhadap wartawan," pinta Ketua PWI.

root Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 2 menit
SUDAH DIBACA 782×

SIGLI – Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pidie Rahmad Idris menyesalkan sikap Ketua Forum Camat Kabupaten Pidie, Bakri S.Sos yang dinilainya alergi terhadap wartawan. Kepada Bupati diminta copot camat anti kritik.

“Saya sebagai ketua PWI merasa tersinggung dengan perkataan Camat Mutiara, Bakri yang mengatakan wartawan asal tulis berita tanpa ada konfirmasi,” kata Rahmad kepada portalsatu.com, Selasa 22 Desember 2015.

Menurutnya, Bakri mengatakan langsung pada dirinya saat bertemu di ruang Humas kantor bupati.

“Saat saya kasih nampak berita dugaan kutipan dana gampong yang dilakukan oleh oknum kecamatan, dia langsung menuding wartawan asal tulis berita tanpa konfirmasi,” kata Ketua PWI.

Tidak terima wartawan dituding asal tulis berita, Rahmad minta Camat Bakri untuk melihat dan membaca berita atau setidaknya belajar dulu tentang kode etik jurnalistik.

“Apa karena tidak minta konfirmasi pada dirinya selaku ketua forum camat, saya rasa dia salah alamat,” kata Rahmad yang meminta wartawan terus melakukan tugas kontrol terhadap dana gampong agar tidak terjadi penyewengan oleh oknum.

Kepada Bupati, Rahmad meminta untuk mencopot camat yang anti kritik dan alergi terhadap tugas wartawan yang selama ini melakukan tugas fungsi kontrol roda pemerintahan.

“Kita selama ini mendukung program Bupati Sarjani menciptakan pemerintah bersih, tapi ada oknum yang tidak senang. Bupati sudah bisa mengevaluasi kinerja bawahan terutama camat yang alergi terhadap wartawan,” kata Ketua PWI.

Sementara Bakri S.Sos kepada portalsatu.com, Selasa 22 Desember 2015 mengatakan, awalnya ketua PWI memperlihatkan berita kepada dirinya, lalu dia menanyakan, “Pakon hana dikonfirmasi, pue juet asai tuleh berita sepihak (Mengapa tidak dikonfirmasi, apa boleh asal tulis berita sepihak),” kata Bakri melalui pesan singkat.

Menurutnya program anggaran gampong baru tahun ini dilaksanakan. Program ini juga kurang sosialisasi sehingga masyarakat kurang mengerti untuk apa saja uang  tersebut dipergunakan. Apalagi dana gampong tidak sama dengan PNPM.

Nyo juet tuleh lageinyan, tuleh laju. Kamoe pih ka siap dengan segala resiko (Kalau dibenarkan menulis seperti itu, tulis saja, kami pun sudah siap dengan segala risiko),” kata Bakri.[](tyb)

Laporan Zamah Zari

root
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar