IDI RAYEK – Ketua KPA Wilayah Peureulak, Hamdani, meminta kepada Pemerintah Aceh dan Pusat untuk tidak mengotak-ngatik bendera bintang bulan. Pasalnya, dia menilai bendera tersebut lahir dari perjuangan yang berlandaskan nilai marwah Aceh.
“KPA Wilayah Peureulak mengharapkan masalah bendera Aceh, apapun bendera Aceh meusikrek beneung bek na yang duroh. Nyan harga mate mandum marwah ureung Aceh uroe nyoe,” kata Hamdani alias Wak Dan dalam rapat evaluasi Tim Pemenangan Mualem dan Harsyah di wilayah Peureulak, Senin, 2 Mai 2016 sekitar pukul 15.30 WIB.
Wak Dan mengatakan KPA Wilayah Peureulak berkomitmen menyambung perjuangan. Dia menginginkan kepengurusan KPA Wilayah Peureulak menjadi pedoman untuk semua wilayah di Aceh.