BANDA ACEH Ketua Umum Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Aceh, Tuanku Muhammad, menilai masing-masing calon gubernur dan wakilnya telah menunjukkan gaya penyampaian visi dan misi dalam debat kandidat tahap pertama. Masyarakat Aceh secara tidak langsung juga dinilai mendapat pendidikan politik.
Saya rasa dengan adanya debat (kandidat) seperti ini yang terbuka, masyarakat bisa melihat dan menentukan nantinya siapa yang bisa diberi amanah dalam memimpin Aceh, kata Muhammad, Senin, 9 Januari 2017.
Menurutnya adalah hal lumrah dan sudah menjadi rahasia umum jika dalam perhelatan debat seperti itu ada yang mencoba mengambil keuntungan. Namun, Tuanku Muhammad berharap KIP bertanggungjawab untuk melaksanakan debat kandidat tersebut dengan teknis yang sebaik-baiknya.
Sementara untuk debat tahap kedua, Muhammad sangat mengharapkan agar tidak ada lagi kecurangan yang dilakukan pelaksana. Dia juga meminta agar stasiun televisi yang menyiarkan program debat untuk lebih profesional dan netral.
Tuanku Muhammad juga berharap agar debat kedua calon Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh dapat berjalan maksimal. Di sisi lain, Ketua KAMMI Aceh ini juga meminta para pasangan calon untuk mempelajari visi dan misi yang disusun dalam membangun Aceh.