TERKINI
NEWS

Ketua Hanura Aceh: Kita Patuh Pada Perintah Pimpinan

BANDA ACEH - Ketua Hanura Aceh, Syafruddin Budiman, membenarkan adanya pembahasan antara jajaran petinggi Hanura Pusat dengan Ketua Umum DPA Partai Aceh, Muzakir Manaf, terkait…

MURDANI ABDULLAH Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 3 menit
SUDAH DIBACA 1.4K×

BANDA ACEH – Ketua Hanura Aceh, Syafruddin Budiman, membenarkan adanya pembahasan antara jajaran petinggi Hanura Pusat dengan Ketua Umum DPA Partai Aceh, Muzakir Manaf, terkait kondisi keamanan dan politik Aceh. Pertemuan ini berlangsung di bilangan Jakarta Pusat, Minggu, 8 Januari 2017 malam.

“Oh ya (ada pertemuan), bahas soal Aceh, keamanan, pembangunan Aceh, bagaimana kalau Mualem menang. Itu aja, acara silaturahmi,” kata Syafruddin Budiman menjawab portalsatu.com, Senin, 9 Januari 2017 siang.

Namun, saat ditanyakan apakah pertemuan ini menjadi sinyal adanya perubahan peta dukungan dari Partai Hanura untuk calon Gubernur Aceh, Syafruddin menjawab, “Begini ya, kita secara partai ya, sudah mendukung Tarmizi Karim. Itu kan secara partai.”

Pun demikian, Syafruddin Budiman tidak membantah adanya arahan khusus dari Ketua Umum Hanura Pusat Osman Sapta Odang atau dikenal Oso, agar kader partai tersebut memenangkan Mualem–sapaan akrab Muzakir Manaf–sebagai Gubernur Aceh periode 2017-2022.

“(Pesan khusus Ketum Hanura Pusat) untuk langkah pertama memenangkan Mualem untuk gubernur,” kata Syafruddin. 

Menyikapi hal tersebut, DPD Hanura Aceh akan menjalankan perintah Ketum Hanura Pusat. “Kita patuh kepada perintah, loyalitas kepada pimpinan,” katanya, meski mengakui tidak bisa lagi menarik dukungan resmi Hanura untuk Tarmizi Karim di Pilkada 2017 ini.

Informasi yang diterima portalsatu.com, dalam pertemuan tersebut, Oso juga turut memberikan semangat kepada kader Partai Aceh di Aceh Utara agar tidak patah semangat dalam bekerja untuk memenangkan Mualem. Dia mengatakan hal itu terkait pelanggaran Pilkada berupa pengrusakan atribut kampanye milik Partai Aceh di kabupaten tersebut. 

Di sisi lain, Oso juga menyebutkan sebenarnya tidak ada istilah utusan pusat untuk calon Gubernur Aceh. Menurutnya, siapa pun yang dipilih oleh rakyat maka dialah gubernur. 

Masih menurut informasi tersebut, Ketum Hanura Pusat pengganti Wiranto ini juga mengizinkan kader Hanura berkampanye untuk Mualem. Namun, dengan catatan, kader partai tidak membawa atribut karena secara administrasi Hanura telah memberikan dukungan kepada Tarmizi Karim.

Sebelumnya diberitakan, Ketua Umum DPA Partai Aceh, Muzakir Manaf bertemu dengan sejumlah petinggi partai Hanura di salah satu cafe, kawasan Jakarta Pusat, Minggu, 8 Januari 2017 malam. Informasi yang diterima portalsatu.com, pertemuan itu turut membahas sejumlah agenda penting dua partai termasuk isu Pilkada dan keamanan.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut T. Irsyadi, Ketua Hanura Aceh H. Syafruddin Budiman, tokoh muda Aceh di Jakarta Kaharudin.

Sementara jajaran Hanura Pusat hadir Ketua Umum Hanura Osman Sapta Odang yang kini juga menjabat sebagai Wakil Ketua MPR RI. Hadir pula Ketua DPP Hanura Saifuddin Sudding, dan anggota DPD RI Gede Pasek.

Oso–sapaan akrab Osman Sapta Odang merupakan Ketua Umum Hanura yang terpilih dalam Munaslub menggantikan Wiranto. Dalam pertemuan tersebut, Oso mengaku memiliki kedekatan khusus dengan Mualem, sapaan akrab Muzakir Manaf. Hubungan tersebut juga sudah dibina cukup lama.

“Sudah seperti adik saya beliau (Mualem) ini,” kata Oso.

Oso juga mendukung Mualem dalam pemilihan kepala daerah di Aceh tahun 2017 ini. Dia berharap Mualem sukses memenangkan Pilkada untuk menjadi Gubernur Aceh periode 2017-2022.[]

MURDANI ABDULLAH
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar