TERKINI
EKBIS

Ketika Trading, Logika Sederhana Selalu Kalahkan Ilusi Kompleks

Occams Razor adalah sebuah prinsip ilmiah klasik yang menyatakan bahwa jawaban paling sederhana biasanya merupakan jawaban yang paling tepat terhadap suatu pertanyaan yang diberikan.

BOY NASHRUDDIN Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 5 menit
SUDAH DIBACA 1.1K×

Seringkali, hal yang jelas nyata berada tepat di depan Anda, namun Anda tidak menyadarinya, sebuah ilusi menutupinya. Permasalahannya kebanyakan, ilusi ini menjadi sebuahrealita.

Sebagai manusia, seringkali kita melihat jauh ke dalam suatu permasalahan pada saat berusaha menyelesaikannya. Namun pada akhirnya kita malah membuatnya semakin rumit.

Pernahkah Anda perhatikan ketika Anda terlibat suatu perbedaan pendapat dengan pasanganAnda. Hal yang paling membuat emosi dari suatu pertengkaran biasanya karena hal yang sepele? Lalu, keesokan harinya, Anda menyadari bahwa hal-hal yang sepele itu tidak ada hubungannya dengan permasalahan yang sebenarnya, malahan permasalahan itu tidak serumit yang Anda kira sebaliknya begitu sederhana?

Berapa kali Anda berkata kepada diri Anda, “Padahal itu sesungguhnya sederhanasaja, mengapa saya tidak terpikirkan ke arah sana? “Ilusi yang terlihat nyata berada di sekeliling Anda jika Anda memikirkannya.

Saya berfokus pada kesederhanaan pasar dan trading ketika sedang menulis artikel dan membawakan sesi trading secara online di kelas XLT kami bagi murid-murid di Online Trading Academy. Tetapi, biar saya jelaskan sesuatu.

Berdasarkan bagaimana kompleksnya cara memandang bisnisini, pekerjaan saya tidaklah mudah. Saya menghabiskan lebih banyak waktu untuk mengupas ilusi-ilusi yang ada di pasar dibandingkan mengajarkan orang-orang strategi dan prinsip dasar yang objektif.

Stan Minuman Lemon

Baru-baru ini, salah satu murid XLT kami mengirimkan email tentang sebuah trade yang dia ambil. Lelaki ini adalah seorang speculator pasar yang solid dan mengerti jebakan ilusi kompleks yang dapat mencaplok rekening trading dan dana pensiun orang-orang.

Menolak untuk terperangkap dari jebakan ini, dia malahan mendapatkan bayaran sebagai imbalannya. Satuanalogi yang akhir-akhir ini saya gunakan pada sesi XLT untuk menjelaskan bagaimana berpikir dengan baik mengenai pasar trading adalah sebuah stan minuman lemon.

Apakah Anda pernah berjualan di stan minuman lemon pada waktu Anda masih kecil? Menjual sebuah gelas lemon yang menghabiskan modal $0.05 untuk mendapatkan keuntungan $0.50?atau bahkan menjual sebuah ukuran gelas yang sama dengan harga $1.00?

Saya yakin Anda tidak menyadarinya Anda telah melakukan dagangan yang baik, beli murah dan jual mahal. Ingat betapa sederhananya itu sebenarnya Anda menghabiska nsekitar $2.00 untuk lemon, menambahkan sedikit air yang gratis dan berakhir dengan keuntungan $15.00 – $20.00 tergantung dari keramaian tempat Anda berjualan.

Beberapa puluh tahun kemudian Hari ini, di usia Anda yang ke-40 dan Anda memiliki waktu-waktu yang sulit dengan trading Anda, memperhatikan dana pensiunAnda yang tidak sesuai dengan harapan dan gaya hidup yang Anda pilih.

Cara untuk memperbaiki halini adalah dengan tidak mencari saran dari orang-orang profesional yang menghasilkan uang bukan dari performa trading mereka namun darimemberikan saran dalam trading. Bukankah mereka ini adalah orang-orang yang mengacaukan Anda hingga Anda seperti ini?

Daripada seperti itu, lebih baik bawa diri Anda kembali ke hari-hari di mana Anda berdiri di stan minuman lemon. Ingatlah bahwa logika sederhana yang berada di belakang yang memberikan Anda margin profit yang begitu besar dan perlakukan hal yang sama pada pasar trading Anda yang terlihat begitu rumit dengan level yang sederhana.

Saya akan menggunakan sebuah trade yang saya ambil pada pasar Gold minggu lalu sebagai contoh dari penggunaan logika yang sederhana ini.

Pada kotak berwarna kuning di atasadalah area suplai dari pola, Rally Base – Decline. Fakta bahwa harga tidak dapat bertahan di area 1.338 yang ditandai sebagai area suplai menunjukkan bahwa suplai melebihi permintaan.

Ketika hal ini terjadi, harga akanbergerak turun. Sedangkan di lingkaran sebelah kanan pada gambar, saya tahu bahwa ada seseorang yang membeli sesaat setelah periode beli dan tepat di level harga di mana suplai melebihi permintaan melalukan dua kesalahan yang sama seperti setiap speculator pasar pemula lakukan.

Kelompok pembeli pemula ini yang membeli dari saya ketika saya melakukan aksi jual terperangkap dalam dunia yang penuh dengan ilusi kompleks. Mereka berpikir membeli Gold padaharga 1.338 merupakan harga terbaik.

Hal terakhir yang mereka pikirkan adalah tentang stan minuman lemon. Kesalahan dalam berpikir ini begitu tak terkendali dalam dunia finansial dan orang-orang yang mendapat uang dari orang-orang yang terjebak dalam pemikiran berdasarkan ilusi ini adalah orang-orang yang sadar bahwa aksi mereka sama seperti ketika Anda melakukan kegiatan beli dan jual di kehidupan sehari-hari, seperti stan dagangan minuman lemon.

Fokus pada mereka yang membeli di area Suplai

Mereka membeli SETELAH harga bergerak naik. Ini adalah sebuah kesalahan besar. Ini seperti Anda mendatangi sebuah showroom mobil, melihat mobil yang disukai seharga $30,000 dan menawarkan harga $40,000.

Saya yakin para pembeli yang membeli dari saya dalam trade Gold tidak akan mengambil tindakan gila ini ketika membeli sebuah mobil. Mereka tentu akan menawar mobil yang disukaiseharga $25,000 tetapi karena mereka berada di pasar trading, mereka melemparkan logika sederhana ini keluar dari jendela pemikirannya. PelajaraninimemberitahukanAndauntukmemperlakukanpasar trading SAMA denganpadasaatAndapergimembelisebuahmobil.

Mereka membeli pada sebuah level harga di mana grafik mengatakan kepada kita, suplai melebihi permintaan. Biarkan saya bertanya kepada Anda. Ketika Anda sedang menyetir mobil dan Anda melihat 150 meter di depan ada sebuah tembok beton yang sangat tebal menghalangi jalan Anda, apakah Anda tetap akan menginjak pedal gas atau sebaliknya menginjak pedal rem?

Jawabannya tentu sangat sederhana. Saya tidak berpikir Anda membutuhkan teori menyetir untuk hal seperti itu. Lalu kenapa Anda mau membeli di pasar pada saat sebuah harga berada di level suplai melebihi permintaan?

Hal itu sangatlah tidak masuk akal untuk mengambil tindakanseperti ini di mana pemikiran logika yang sederhana biasanya menghasilkan uang dari pada mereka yang berpikiran berdasarkan ilusi kompleks.

Apa yang sesungguhnya ironis adalah minuman lemon hari ini vs minuman lemon bertahun-tahun yang lalu. Bagi mereka yang berusia lebih dari 30 tahun, tentu tahu minuman lemon terbuat dari buah lemon, sedikit gula, dan air.

Namun, hari ini sebuah minuman lemon terdiri dari 30 macam zat kimia yang sangat mungkin menyebabkan tubuh Anda mengalami sebuah percampuran kimiawi di antara zat-zat tersebut dengan organ tubuh kita sebagai manusia ditambah dengan botol plastik yang tidak tahu berasal dari mana.

Sesungguhnya memang ada beberapa keuntungan untuk beberapa hal tetap sederhana dan alami.

Saya harap ini dapat membantu, semoga harimu menyenangkan.[]Sumber:inilah.com
Sam Seiden
, Online Trading Academy, Chief Education, Products, and Services Officer, e-mail: sseiden@tradingacademy.com.

BOY NASHRUDDIN
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar