JANTHO – Bulan Agustus menjadi bulan yang sangat berarti bagi seluruh warga Indonesia. Memasuki bulan tersebut, setiap warga selalu terlihat menyibukkan diri dengan berbagai aktivitas. Mulai dari instansi pemerintahan pusat bahkan sampai dusun-dusun di perkampungan, semua terlihat sibuk mempersiapkan diri menyambut hari hari Kemerdekaan Republik Indonesia, yang jatuh pada 17 Agustus nanti.
Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah pengibaran bendera merah putih seperti yang dilakukan oleh belasan pemuda Gampông Rima beserta personel keamanan Muspika Kecamatan Peukan Bada, Aceh Besar. Mengibarkan bendera pusaka di puncak Bukit Goh Cut, di Gampông Rima Jeuneu, Kecamatan Pekan Bada, Aceh Besar.
Hujan gerimis sempat menemani mereka sepanjang perjalanan. Kondisi jalanan yang berlumpur dan licin tidak lagi menjadi halangan. Sambil membawa sebuah plastik berisi kain berwarna merah dan putih dengan diameter enam kali sembilan meter. Mereka menyusuri dan membelah hutan belantara penuh bebatuan hanya untuk mengibarkan bendera pusaka di ketinggian 300 meter dari permukaan laut.
Indahnya pemandangan di puncak Bukit Goh Cut hari ini menjadi semakin indah. Tampak para pemuda bahu-membahu mencoba mendirikan tiang kayu setinggi 15 meter menjadi tempat pengikat bendera.
“Indonesia raya, merdeka merdeka. Tanahku negeriku, yang kucinta. Indonesia raya, merdeka merdeka. Hiduplah Indonesia raya.”
Para pemuda menyanyikan lagu kebangsaan sambil memberikan hormat pada bendera merah putih.
Rasa lelah para pemuda seakan terbayar saat melihat bendera merah putih raksasa berkibar menghiasi langit. Senyum bahagia dan rasa bangga terlihat dari wajah mereka. Akhirnya, pengibaran bendera pusaka dalam menyambut hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang disiapkan selama dua minggu berjalan sukses sesuai dengan keinginan mereka.
Geuchik (Kepala Desa) Gampông Rima Jeuneu, Arifin, mengatakan, adapun lokasi ini dipilih agar lebih mudah dilihat oleh masyarakat. Pengibaran tersebut menjadi bukti semangat tinggi yang dimiliki dalam menyambut hari kemerdekaan.
“Dalam menyambut hari Kemerdekaan Indonesia di bulan Agustus ini. Ini para pemuda dan masyarakat,” kata Arifin , Selasa, 1 Agustus 2017.
Puncak Bukit Goh Cut memang dapat dilihat oleh masyarakat sekitar bahkan dari Kota Banda Aceh sehingga tempat ini dianggap sangat strategis bagi mereka.
Sehubungan dengan itu, lokasi tersebut juga sangat bagus apabila dijadikan tempat wisata. Hal itu juga diharapkan oleh seorang pemuda bernama Hendri Yahya yang juga ketua panitia.
“Agar daerah ini menjadi perhatian instansi terkait bagi Pemda. Kedua, agar Muspika mendukung setiap kegiatan pemuda setempat lebih dari ini dan kami pemuda siap mendukung. Terhadap bupati baru, kami berharap agar dibuatnya jalan setapak atau ukuran dua meter agar bukit ini menjadi objek wisata,” katanya.[] (*sar)