SUBULUSSALAM – Masyarakat Cepu Indah, Gampong Subulussalan Timur, Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam yang sedang dilanda musibah kebakaran mengaku kecewa karena 2 unit mobil pemadam kebakaran tidak mampu memadamkan api sementara mereka telah berada di lokasi saat itu.
Akibatnya, warga berusaha memadankan api dengan menggunakan timba untuk mengambil air di sungai kecil yang tidak jauh dari lokasi kebakaran. Namun usaha warga tersebut tidak mampu meredakan amukan si jago merah. Akhirnya rumah yang berada di dekat kali itu juga hangus terbakar.
Sementara 2 unit Mobil Damkar berada di lokasi saat itu, 1 mobil tepat berada di depan rumah berkontruksi kayu yang sedang dilalap api hingga rata dengan tanah. Kondisi tersebut membuat masyarakat setempat meluapkan kemarahan mereka dengan memaki petugas.
“Saat api sedang menyala besar, ada 2 unit Mobil Damkar sudah ada di lokasi, tapi tidak berfungsi dengan baik. Mobil pemadam ada tapi rumah banyak terbakar, ” sesal Ismail salah satu keluarga korban kebakaran.
Akibat kebakaran itu, belasan rumah hangus terbakar dan belasan lainnya rusak berat setelah dibongkar. Kebakaran ini terjadi sekitar pukuk 12:00 WIB, api baru bisa dipadamkan sekitar pukul 13.30 WIB menggunakan 3 unit Mobil Damkar, tidak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran. Belum dikametahui berada kerugian korban dan penyebab terjadinya kebakaran.[]