BANDA ACEH — Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Aceh mengadakan sosialisasi Pemantapan Nilai Sejarah Karakter dan Wawasan Kebangsaan Angkatan IV 2017 di Aula Kemenag Pidie Jaya, Rabu, 30 Agustus 2017.
Jumlah peserta seluruhnya yang hadir 50 orang, terdiri dari tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda dan tokoh perempuan.
Sosialisasi ini dibuka Asisten III Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan Mukhlis, mewakili Bupati Pidie Jaya Aiyub Abbas. Turut dihadiri perwakilan dari dinas dan instansi terkait.
Mukhlis mengatakan, sosialisasi ini sangat penting untuk dilakukan mengingat bangsa kita yang besar menyimpan berbagai jenis suku, bangsa, bahasa dan adat istiadat. Sehingga untuk menjaga kelangsungan semua ini dibutuhkan kerja keras dari berbagai kalangan baik masyarakat maupun pemerintah Kabupaten Pidie Jaya khususnya.
Terutama dalam hal meningkatkan kesadaran akan pentingnya mengubah karakter dan pola pikir masyarakat untuk bisa menjadi masyarakat yang seutuhnya dengan berlandaskan pada 4 konsensus dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia.
“Saya mengharapkan, sosialisasi ini dapat memberikan pencerahan dan pendidikan kepada semua peserta, serta berperan aktif dan dapat mengambil manfaat dari materi yang disampaikan pada hari itu, mengingat para narasumber yang sangat berkompeten dalam bidangnya. Badan Kesbangpol Aceh harap dapat membantu Pemkab Pidie Jaya melalui kegiatan ini,” katanya.
Mewakili Kaban Kesbangpol Aceh, Kabid Bina Ideologi Wawasan Kebangsaan dan Karakter Bangsa, Restu Andi Surya, dalam sambutannya menyampaikan, permasalahan yang dihadapi oleh bangsa saat ini sangat kompleks. Mulai merambah di berbagai bidang baik itu politik, ekonomi maupun budaya sehingga menjadi ancaman yang sangat serius jika tidak diantisipasi.
“Salah satu faktor untuk bisa menjadi bangsa ini menjadi bangsa yang besar dan disegani oleh bangsa lain berawal dari terbentuknya karakter. Ini menjadi instruksi presiden dan wakil presiden yang menggalakkan sebuah gerakan yang bernama Gerakan Nasional Revolusi Mental. Dan ini diharapkan juga partisipasi masyarakat tanpa terkecuali Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya untuk bisa melaksanakan gerakan ini melalui pelayanan yang prima pada masyarakat sesuai dengan hukum yang berlaku,” kata Restu.
Acara ini menghadirkan empat narasumber yaitu DR. Ahmad Husein MA dari Kodam Iskandar Muda, dengan topik Empat Konsensus Dasar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara (Pancasila, UUD 1945 , NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika. DR.
Selanjutnya Rusli Yusuf, MA dari Unsyiah dengan jtopik Neo Nasionalisme Berwawasan Kebangsaan. Ridwan S.H,Sp.N Kepala Badan Kesbangpol Pidie Jaya dengan topik Penguatan Peran Badan Kesbangpol Kabupaten Pidie Jaya dalam Rangka Pembinaan Karakter Bangsa Berwawasan Kebangsaan.
Terakhir Drs. H. Abd Rahman Puteh,S.E, M.M selaku Asisten Administrasi Umum Setdakab Pidie Jaya, dengan topik Penguatan Nilai-nilai Sejarah Bangsa Berkarakter Wawasan Kebangsaan.[]