LHOKSUKON – Sejumlah warga Kecamatan Sawang, Aceh Utara, frustasi atas kerusakan jalan utama di kecamatan tersebut. Buntut kekesalan tersebut membuat warga meletakkan padi sekitar 40 ikat di badan jalan, tepatnya di Desa Gampong Teungoh, Senin, 26 Oktober 2015 sekitar pukul 09.00 WIB.
Selain padi, warga juga membubuhkan triplek dengan kalimat sindiran untuk pemerintah.
Puluhan ikat padi yang diletakkan di dua titik jalan utama kecamatan tersebut baru dipindahkan, setelah camat setempat mendatangi lokasi.
Ishadi, 30, salah satu warga Kecamatan Sawang mengaku sangat kesal dengan sikap pemerintah yang tidak kunjung merehab jalan utama kecamatan tersebut. Menurutnya kerusakan badan jalan ini telah terjadi sejak enam tahun lalu.