SUKA MAKMUE – Indonesia sudah merdeka 71 tahun. Tapi kemerdekaan tersebut tampaknya tak pernah dirasakan masyarakat Gampông Blang Aman dan Gampông Blang Geudong, Kecamatan Seunagan Timur, Nagan Raya.
Hingga kini setiap harinya masyarakat kedua gampông tersebut harus menggunakan transportasi rakit untuk melintasi Krueng (Sungai) Nagan yang menghubungkan dengan Tuwi Meleusong dan perumahaan transmigrasi.
Melintasi Krueng Nagan menggunakan rakit merupakan salah satu jalur alternatif yang harus dilalui oleh 120 kepala keluarga atau sekitar 300 lebih jiwa yang tinggal di seberang sungai tersebut, termasuk di antaranya anak usia sekolah. Meski kadang kala kondisi air sungai tak bersahabat. Kedua gampông ini adalah daerah terisolir, tak ada jembatan yang bisa dijadikan jalur darat di kawasan ini.
“Kami sudah sejak lama menggunakan rakit sebagai transportasi utama kami, kalau tidak mau naik rakit ya nggak bisa ke mana-mana,” kata Basyah, warga setempat kepada portalsatu.com di lokasi penyeberangan, Selasa, 16 Agustus 2016.