Kementerian Pariwisata menargetkan kunjungan turis Muslim dari Timur Tengah hingga 400.000 orang pada tahun 2017.
“Untuk Timur Tengah kita targetkan 300.000 sampai 400.000 wisatawan. Market-nya Timur Tengah itu Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Kuwait dan Qatar,” kata Ketua Tim Percepatan Wisata Halal Kementerian Pariwisata, Riyanto Sofyan kepada KompasTravel seusai acara Jumpa Pers Akhir Tahun 2016 Kementerian Pariwisata di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Rabu (21/12/2016).
Menurutnya, pasar turis Muslim mancanegara dari Timur Tengah berada di posisi ketiga berdasarkan prioritas. Riyanto mengatakan target pasar secara jumlah, pasar Asia menjadi nomor satu dan diikuti pasar Eropa.
“Timur Tengah itu (spending) lebih besar. Perlu awareness dan (turis Muslim) tak bisa langsung deal dan datang. Timur Tengah itu pasarnya yang high end dan mewah. Mereka datang berkeluarga dan biasanya mau shopping,” tambahnya.
Riyanto mengatakan akan menawarkan destinasi wisata untuk wisatawan mancanegara dari Timur Tengah yaitu Lombok, Jakarta, dan Sumatera Barat. Menurutnya, Sumatera Barat, Jakarta, dan Jawa Barat sendiri berstatus sebagai daerah yang sudah pasti dikunjungi oleh wisatawan dari Timur Tengah.