BANDA ACEH – Aplikasi penyedia jasa transportasi berbasis online, Ho-Jak siap membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat.

Hal itu disampaikan oleh CEO Ho-Jak, Khairul Mubarak beserta Pembina Ho-Jak, Azhari Idris saat menggelar pertemuan dengan beberapa komunitas anak muda dan wartawan, di Kantor The Globe Jurnal, Banda Aceh, Selasa sore, 14 Maret 2017.

“Dengan membuat aplikasi seperti ini, bisa membuat lowongan kerja baru lah. Walaupun tidak lowongan kerja tetap tetapi lowongan kerja sampingan,” kata Khairul Mubarak.

Aplikasi penyedia jasa transportasi berbasis online ini sebelumnya telah menggelar soft lounching pada Bulan Januari 2017 lalu. Beberapa paket yang transportasi yang mereka sediakan di antaranya Ho-Car (Transportasi Mobil), Ho-Bike (Trasnportasi Sepeda Motor), dan Ho-Becak (Transportasi Becak).

Khairul Mubarak sebagai CEO Ho-Jak berharap dengan adanya aplikasi ini dapat membantu mengurangi angka pengangguran di Aceh.

“Kita membuka lapangan kerja untuk semua kalangan yang mau bekerja sama. Manfaat sosial dari Ho-Jak, mengurangi angka pengangguran di Aceh,” katanya lagi.

Azhari Idris selaku Pembina Ho-Jak mengatakan, bagi masyarakat yang ingin bergabung dan bekerja sama, syaratnya hanya memiliki kendaraan lengkap dengan surat-surat kendaraan dan juga SKCK dari kepolisian.

Hingga sampai hari ini, aplikasi Ho-Jak telah memiliki driver (supir) mencapai sebanyak 500 orang dan aplikasi ini telah di-download di Play Store oleh masyarakat mencapai hingga 5.000 kali.[]