LOUISVILLE — Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengakhiri kunjungannya secara mendadak ke Amerika Serikat (AS) pada Jumat 10 Juni 2016. Erdogan yang semula datang untuk menghadiri pemakaman legenda tinju Muhammad Ali, tersebut diduga kecewa atas kebijakan panitia upacara pemakaman.
Erdogan dikabarkan merasa kecewa setelah panitia upacara pemakaman menolak permintaannya yang ingin meletakkan sepotong bagian kain penutup Ka'bah. Kain yang diambil langsung dari Masjidil Haram itu sedianya akan diletakkan di atas peti mati Muhammad Ali saat upacara pemakamannya pada Kamis (19/6).
Selain menolak permintaan Erdogan, panitia juga menolak kunjungan ulama terkenal Turki yang telah melakukan perjalanan jauh ke Louisville, Kentucky bersama Erdogan. Padahal, ulama tersebut rencananya akan membacakan ayat Alquran saat pemakaman.
Erdogan sendiri sempat menghadiri upacara pemakaman Ali pada Kamis. Namun, dia tidak jadi menghadiri prosesi mengantar jenazah Ali ke peristirahatan terakhir pada Jumat.