Penggerebekan pelaku teror di Kelurahan Arjuna, Kota Bandung akhir Februari lalu meninggalkan cerita unik. Perhatian netizen dan masyarakat pun tertuju pada sosok Bripda Ismi Aisyah yang cantik. Ia berada di tengah-tengah proses penggerebekan itu yang memang menjadi tugasnya di Polda Jawa Barat.
“Saya membantu tugas kepolisian untuk mendokumentasikan saat penggerebekan teroris. Nantinya saya upload di media sosial, karena sekarang semua serba medsos. Jadi supaya masyarakat itu tahu ketika buka Instagram, mereka tahu Polri juga ikut perkembangan zaman,” tuturnya saat dijumpai di kawasan Jalan Kapten Tendean, Mampang, Jakarta Selatan, Jumat (10/3).
Bripda satu Ismi adalah staf pribadi pimpinan Polda Jawa Barat yang baru mengabdi selama kurang lebih 3 tahun. Tugas pertamanya ada di Direktorat Sabhara. “Saya tim negosiator. Gimana kita memberikan arahan agar para pendemo bisa memberikan aspirasi damai,” ungkapnya.
Gadis kelahiran 12 November 1993 itu tak menyangka jika ia diberitakan hingga ke mana-mana. “Saya bersyukur, saya gak nyangka diberitakan sebesar ini. Saya jadikan ini salah satu promosi Polri. Seperti kemarin bom panci, jadi menunjukkan kalau Polri itu ada di sekitar masyarakat,” jelasnya.
Ia mensyukuri dan menyadari jika kecantikannya adalah bonus dari Tuhan Yang Maha Kuasa. “Saya sebagai anggota Polri, saya anggota Polwan, bisa meredam para pendemo. Setelah melihat kita yang wanita, mereka yang tadinya ramai ingin menyampaikan aspirasinya secara brutal, melihat kita para wanita bisa meredam,” bebernya.