LHOKSUKON Takengon adalah Ibu Kota Kabupaten Aceh Tengah. Letak geologisnya yang sangat tinggi membuat Takengon dijuluki “negeri di atas awan”. Pesona alam dibelai udara nan sejuk menjadi daya tarik bagi wisatawan mengunjungi Takengon.
Selain terkenal dengan kopi Gayo, pacuan kuda yang digelar setiap tahun pun menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Di balik sejuta pesona yang ditawarkan, siapa sangka, gadis Takengon pun tak kalah menawan. Salah satunya, Artika Putri, 21 tahun, putri daerah Takengon, Aceh Tengah.
Artika Putri tercatat sebagai polisi wanita (Polwan) di Polres Aceh Tengah. Polwan cantik berpangkat Bripda itu lulus Sekolah Polisi Negara (SPN) Lido, Bogor, tahun 2014. Kini, SPN Lido telah berganti nama menjadi SPN PMJ.
Menjadi Polwan adalah cita-cita saya sejak kecil. Alhamdulillah, orang tua juga mendukung, ujar Bripda Artika Putri dihubungi portalsatu.com, Jumat, 7 April 2017.
Di awal masa tugasnya, gadis berkulit putih itu ditempatkan di Polda Aceh. Lalu, ia dimutasi ke kampung halamannya, Aceh Tengah. Saat ini ia ditempatkan di Bagian Binmas Polres Aceh Tengah.
Menjadi Polwan itu tentunya tidak mudah, banyak dan tantangan dan pengorbanan juga. Ada suka, ada duka. Dukanya, saat Lebaran biasanya nggak bisa ngumpul dengan keluarga karena terikat dinas. Salat Idulfitri juga nggak bisa bareng keluarga. Namun, yang terpenting, saya bangga menjadi Polwan. Karena hanya putri-putri pilihan saja yang bisa menjadi seorang Polwan, kata Artika.