LANGSA – Dua pria mengaku polisi yang bertugas di Polsek Manyak Payet, Aceh Tamiang, dilaporkan membawa kabur sepeda motor Kawasaki Ninja BL 8383 FN milik warga Langsa yang sedang melintasi Jalan Medan-Banda Aceh.
Peristiwa itu terjadi di depan markas Batalyon Raider 111 Tualang Cut Kabupaten Aceh Tamiang, Selasa, 22 Maret 2016, sekira pukul 18.30 WIB.
Informasi diterima portalsatu.com dari teman korban, Syarifah Khairunnisa, Kamis, 24 Maret 2016, menjelaskan, ketika itu M. Arif (korban) dalam perjalanan dari Langsa ke Aceh Tamiang. Saat melintasi jalan depan batalyon TNI, tiba-tiba korban diberhentikan secara paksa oleh dua pria.
“Saat itu kami sedang jalan, tiba-tiba dari arah belakang ada dua pria yang kemudian menyerempet kami, dan mereka langsung menarik kunci sepeda motor si Arif. Lalu kami dipaksa berhenti,” ujar Syarifah Khairunnisa.
Menurut Syarifah, ketika dirinya dan Arif berhenti, pria tersebut langsung membentak-bentak dan minta SIM bersama SNTK. Saat itu kami menanyakan kenapa harus memberhentikan kami di sini. Salah satu dari pria tersebut menjawab nanti kita selesaikan di pos kami, pos Polsek Manyak Payet,” ujar Syarifah mengutip pernyataan pria itu.
Lantaran pria itu mengaku bertugas di Polsek Manyak Payet, Syarifah dan Arif tidak melawan lagi. Memang mereka tidak memakai pakaian dinas polisi. Kami tidak melawan sebab mereka berkata demikian (bertugas di polsek), dan Arif saat itu juga tidak membawa STNK. Dia dipaksa ambil STNK dan menyerahkan uang jaminan Rp100 ribu, baru sepeda motor jenis Kawasaki Ninja itu dilepaskan,” kata Syarifah.
Syarifah melanjutkan, setelah sepeda motor diambil paksa dan Arif diboncengi oleh seorang dari dua pria itu menggunakan Beat warna biru-putih dibawa ke kios tidak jauh dari lokasi tadi. “Arif tidak dibawa ke polsek yang disebutkan tadi,” ujarnya.
Arif kemudian menyerahkan uang jaminan Rp100 ribu, lalu dia dipaksa pulang ke Langsa untuk mengambil STNK. Setelah itu saya juga pulang,” kata Syarifah lagi.
Menurut Syarifah, setelah Arif mengambil STNK dan dibawa ke kios tadi, ternyata dua pria yang mengaku polisi tidak ada lagi di sana. Kawasaki Ninjanya si Arif juga tidak ada lagi,” ujarnya.
Belakangan disadari, kata Syarifah, Arif telah menjadi korban penipuan dan pengambilan secara paksa sepeda motornya oleh dua pria yang mengaku bertugas di Polsek Manyak Payet.
“Kasus ini sudah dilaporkan ke Polres Langsa, semoga dapat ditindak dan dicari pelakunya karena mereka membawa-bawa nama polisi, tentu sangat merugikan masyarakat dan pihak kepolisian, sebab pelaku dalam menjalankan aksi jahatnya membawa nama kepolisian,” kata Syarifah.[]