SUBULUSSALAM – Komandan Korem 012/TU Kolonel Arh. Ruruh A. Setyawibawa mengatakan, jalan tembus Subulussalam- Aceh Tenggara bisa dikerjakan melalui program TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD).
Pemerintah Kota Subulussalam sebaiknya mengusulkan lagi kepada Pemerintah Aceh melalui gubernur dan juga ke Panglima TNI melalui Pagdam Iskandar Muda agar jalan tembus Gelombang (Kota Subulussalam)-Muara Situlen (Aceh Tenggara) dikerjakan melalui program TMMD, kata Ruruh A. Setyawibawa saat launching (peluncuran) cetak sawah baru di Subulussalam, Kamis, 3 Maret 2016.
Selain kepada gubernur dan pangdam, Danrem Ruruh menyarankan Pemko Subulussalam juga menyampaikan hal itu kepada Menteri Pertahanan RI agar harapan masyarakat daerah ini cepat terwujud.
Wakil Wali Kota Subulussalam Drs. Salmaza mengapresiasi masukan dari Danrem-012/TU itu. Kata dia, Pemko Subulussalam akan mengajukan usulan kepada Pemerintah Aceh. Juga kita akan mengusulkan kepada Panglima TNI melalui Danrem 012/TU agar bisa mengerahkan pasukan TNI membuka jalan poros Gelombang-Muara sepanjang 110 kilometer agar program tersebut dapat berdampak positif terhadap roda perekonomian masyarakat di kedua daerah, katanya melalui pesan singkat menjawab portalsatu.com, Minggu, 6 Maret 2016.
Salmaza menyebut puluhan ribu warga Kota Subulussalam dan Aceh Tenggara mendambakan terealisasinya jalan tembus tersebut. Selama ini, satu-satunya jalan utama yang menghubungkan dua kabupaten bertetangga itu harus melewati Provinsi Sumatera Utara (Kabupaten Dairi atau Tiga Lingga, Kabanjahe) dengan jarak tempuh tujuh jam.
Apabila jalan Muara Situlen dibuka, jarak tempuh Subulussalam-Kutacane hanya dua jam perjalanan darat. Kalau jalan ini jadi dibangun akan sangat membantu perekonomian masyarakat dan kemajuan kedua daerah ini, ujar Salmaza.[]
Laporan Wahda