LHOKSUKON – Geuchik Tunong Krueng, Kecamatan Paya Bakong, Abdul Kadir, membenarkan jika warganya, Marliah, sangat membutuhkan bantuan rumah layak huni. (Baca: Dijerat Kemiskinan, Janda 8 Anak Ini Sulap Kandang Lembu Jadi Tempat Tinggal)
Menurut geuchik, gubuk yang ditempati Marliah bersama anak dan menantunya lebih pantas disebut kandang lembu atau weu leumoe.
“Saya baru menjabat geuchik 3 tahun. Selama itu saya memang tidak pernah mengajukan proposal permintaan bantuan untuk Marliah ke pihak manapun, baik itu bupati atau dinas. Tapi semasa geuchik lama yang merupakan abang kandung Marliah, proposal itu sudah pernah diajukan,” kata Abdul Kadir saat dihubungi portalsatu.com, Minggu, 6 November 2016.
Ia menyebutkan, di gampongnya ada tiga warga miskin, namun yang paling miris kondisinya keluarga Marliah. Diakui, ia pernah beberapa kali ke dinas dan Baitul Mal, namun untuk mengajukan proposal bantuan rumah untuk warga lainnya, bukan Marliah.