TERKINI
NEWS

Kata Geuchik dan Sekretaris Gampong Soal Bimtek ke Yogyakarta

LHOKSUKON – Biaya perjalanan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) geuchik dan aparatur gampong sejumlah kecamatan di Kabupaten Aceh Utara ke Yogyakarta beberapa waktu lalu bervariasi. Kegiatan Bimtek…

SUDIRMAN Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 2 menit
SUDAH DIBACA 1.1K×

LHOKSUKON – Biaya perjalanan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) geuchik dan aparatur gampong sejumlah kecamatan di Kabupaten Aceh Utara ke Yogyakarta beberapa waktu lalu bervariasi. Kegiatan Bimtek itu diselenggarakan Lembaga Pengkajian dan Peningkatan Kapasitas Pemerintahan (LPPKP) di Hotel Pesonna Malioboro, Yogyakarta.

“Saya berangkat berdua dengan geuchik Mustafa Aziz dengan anggaran yang diplot Rp 22 juta dari dana gampong 2017. Kami berangkat ke Yogyakarta Rabu malam dan kembali Selasa pagi. Bimtek itu berlangsung selama empat hari, 4 – 7 Oktober. Selain Bimtek, kita juga lakukan studi banding ke Desa Ponggok,” ujar Akmal Daud, Sekdes Biara Timu, Kecamatan Tanah Jambo Aye, saat ditemui portalsatu.com di Kota Pantonlabu, Minggu, 15 Oktober 2017 sore.

Kata Akmal, dana itu disetorkan langsung ke panitia LPPKP Pusat. Sementara Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPMPPKB) Aceh Utara hanya mengeluarkan surat perjalanan dinas saja.

“Soal dana gampong yang kita gunakan, di awal pembuatan pagu anggaran sudah ditentukan. Bimtek itu kami (para aparatur gampong) lakukan sesuai dengan Peraturan Bupati Aceh Utara no 43 tahun 2017 tentang standarisasi biaya pemerintahan gampong. Jika ditanya apakah bimtek itu ada manfaatnya untuk masyarakat, maka kembali lagi ke personal masing-masing peserta. Saya pribadi akan menerapkan itu di gampong pada awal tahun 2018 mendatang, khususnya tentang BUMDes,” ucap Akmal Daud yang juga Koordinator Rombongan dari Kecamatan Tanah Jambo Aye.

Hal lainnya dikatakan Geuchik Alue Papeun, Usman Kaoy. Ia mengaku berangkat dengan anggaran yang diplot dari dana gampong 2017 sebesar Rp 13 juta. Dana yang diplot memang segitu, tapi habisnya tidak sampai segitu.

“Semua ada pertanggung jawabannya, dana yang lebih nantinya kita kembalikan lagi ke gampong,” terang Usman Kaoy yang juga Sekretaris Forum Geuchik Tanah Jambo Aye, saat ditemui di lokasi yang sama.

Sementara itu, salah satu geuchik di Kecamatan Tanah Luas mengatakan, dari gampongnya yang berangkat empat orang, yaitu geuchik, sekretaris gampong, bendahara dan salah satu kaur.

“Acara Bimtek yang saya ikuti tanggal 9 – 11 Oktober. Dana yang diplot setiap gampong itu bervariasi, rata-rata 24 juta, termasuk untuk aparatur gampong lainnya. Kita berangkat empat orang, geuchik ke Yogyakarta, yang lainnya ke Medan. Keberangkatan dilakukan bertahap, saya gelombang pertama, sekretaris gampong gelombang kedua, begitu seterusnya. Untuk dana perjalanan dan seluruh kegiatan, saya menggunakan APBG sebesar Rp 36 juta untuk empat orang,” terang geuchik yang meminta namanya tidak disebutkan itu.[]

SUDIRMAN
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar