TAKENGON – Polda Aceh mengerahkan 2/3 kekuatan personel organik untuk pengamanan pilkada serentak 2017.
Kapolda Aceh Irjen. Pol. Husein Hamidi mengatakan, pengamanan pilkada nanti juga melibatkan pasukan Bawah Kendali Operasi (BKO) dari Mabes Polri.
Pasukan BKO, kata Kapolda Husein, dinilai penting karena Aceh merupakan daerah bekas konflik. Kemungkinan adanya senjata ilegal masih cukup besar. Dikhawatirkan senjata ilegal itu akan digunakan pihak tidak bertanggung jawab saat pilkada berlangsung nantinya.
“Kenapa harus ada pro-kontra soal BKO? Itu hanya kepentingan masing-masing. Yang jelas Polri sudah punya langkah-langkah untuk mewujudkan pilkada damai,” kata Kapolda Husein saat berkunjung ke Takengon, Selasa, 20 September 2016.