JAKARTA – Kapal induk Amerika Serikat, USS Carl Vinson, mulai berlayar di Laut Cina Selatan dengan sokongan sejumlah kapal perang lainnya dalam aksi yang AS sebut sebagai “operasi rutin”.
Operasi itu digelar beberapa hari setelah Kementerian Luar Negeri Cina memperingatkan AS agar tidak menantang kedaulatan Cina di wilayah Laut Cina Selatan.
“Kami mendesak AS tidak mengambil aksi apapun yang menantang kedaulatan dan keamanan Cina,” ujar juru bicara Kemenlu Cina, Geng Shuang.
USS Carl Vinson terakhir kali berada di perairan Laut Cina Selatan sekitar dua tahun lalu untuk berlatih bersama Angkatan Laut dan Angkatan Udara Malaysia. Tercatat, kapal induk itu telah 16 kali berlayar di Laut Cina Selatan selama 35 tahun beroperasi.