JAKARTA — PM Kanada Justin Trudeau hari Senin (8/2) mengumumkan akan mengakhiri serangan udara terhadap kelompok ISIS di Suriah dan Irak tanggal 22 Februari mendatang. Ia mengatakan “orang yang diteror ISIS setiap hari tidak menginginkan pembalasan dari kami, yang mereka butuhkan adalah bantuan kita.”
Dilansir VOA Indonesia, Justin Trudeau juga mengumumkan pemerintahnya akan memperluas upaya untuk melatih pasukan lokal dan membangun kembali daerah yang dikoyak perang. Jumlah personil militer Kanada di kawasan itu akan ditambah, dari 650 orang menjadi 830 orang. Sumbangan Kanada pada misi melawan ISIS telah diperpanjang hingga akhir Maret 2017.
Amerika telah meminta anggota-anggota koalisi untuk meningkatkan kontribusi militer mereka di Irak dan Suriah melawan kelompok ISIS. Namun Trudeau berjanji Kanada akan menarik mundur pesawat-pesawat jetnya, yang agaknya berhasil dalam menudukung kampanye pemilihannya baru-baru ini.