SUBULUSSALAM – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Subulussalam, H. Anasri, S.T., M.T., akrab disapa Ogek Anas memantau pelaksanaan program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) di sejumlah lokasi dalam Kecamatan Simpang Kiri, Kamis, 10 Agustus 2017.
Didampingi Satker Pembangunan Infrastruktur Pembangunan (PIP) Kotaku, Rizki, S.T., dan Koordinator Kotaku, Suryadi, Ogek Anas melihat progres kegiatan seperti pembangunan drainase (saluran air), jalan beton, dan box culvert di Desa Subulussalam Utara.
Ogek Anas mengatakan, program Kotaku bersumber dari Bantuan Dana Investasi (BDI) 2017, bertujuan mewujudkan lingkungan bersih bebas kumuh. Dinas PUPR berperan mengawasi supaya dana tersebut tepat sasaran dan tidak disalahgunakan.
Koordinator Kotaku, Suryadi mengatakan, luas lahan kumuh di Kota Subulussalam mencapai 61,77 hektare (ha). Rinciannya, di Kampung Subulussalam Utara, Kecamatan Simpang Kiri 15,46 ha, Lae Ikan, Kecamatan Penanggalan seluas 20,66 ha, Desa Pasar Rundeng, Kecamatan Rundeng 10,19 ha.