TERKINI
NEWS

Kadis PUPR Ogek Anas Pantau Program Kotaku

SUBULUSSALAM - Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Subulussalam, H. Anasri, S.T., M.T., akrab disapa Ogek Anas memantau pelaksanaan program Kota Tanpa…

DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 2 menit
SUDAH DIBACA 735×

SUBULUSSALAM – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Subulussalam, H. Anasri, S.T., M.T., akrab disapa Ogek Anas memantau pelaksanaan program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) di sejumlah lokasi dalam Kecamatan Simpang Kiri, Kamis, 10 Agustus 2017.

Didampingi Satker Pembangunan Infrastruktur Pembangunan (PIP) Kotaku, Rizki, S.T., dan Koordinator Kotaku, Suryadi, Ogek Anas melihat progres kegiatan seperti pembangunan drainase (saluran air), jalan beton, dan box culvert di Desa Subulussalam Utara. 

Ogek Anas mengatakan, program Kotaku bersumber dari Bantuan Dana Investasi (BDI) 2017, bertujuan mewujudkan lingkungan bersih bebas kumuh. Dinas PUPR berperan mengawasi supaya dana tersebut tepat sasaran dan tidak disalahgunakan.

Koordinator Kotaku, Suryadi mengatakan, luas lahan kumuh di Kota Subulussalam mencapai 61,77 hektare (ha). Rinciannya, di Kampung Subulussalam Utara, Kecamatan Simpang Kiri 15,46 ha, Lae Ikan, Kecamatan Penanggalan seluas 20,66 ha, Desa Pasar Rundeng, Kecamatan Rundeng 10,19 ha.

Selanjutnya, Kampung Suka Maju, Sultam Daulat seluas 9,63 ha dan Longkib 5,83 ha berdasarkan surat keterangan (SK) Wali Kota Subulussalam tahun 2014. Anggaran pelaksanaan kegiatan Kotaku tahun 2017 mencapai Rp1,5 miliar.

Ia mengatakan, program Kotaku bagian dari pemberdayaan yang dilaksanakan Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) dengan mengutamakan pekerja di desa setempat, boleh mengambil kepala tukang dari luar apabila tidak ada di desa tersebut.

“Semua pekerja dari desa setempat, kecuali tidak ada kepala tukang di desa setempat, baru cari dari luar. Ditargetkan, pada tahun 2019 mendatang Subulussalam bebas kumuh,” pungkasnya.[] (*sar)

Helmi Abu Bakar El-Langkawi
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar