JAKARTA – Berbagai informasi tersebar di media sosial setelah peristiwa bom di Jl Thamrin, Jakarta. Jubir Presiden Johan Budi meminta agar publik tak mudah percaya dengan informasi yang tersebar.
“Kemarin kan baik Polri yang berada di depan bisa mengatasi persoalan dengan cepat dan direspons baik juga oleh publik dengan tidak terprovokasi atas informasi yang justru membuat kekacauan. Sekitar pukul 17.00 WIB-18.00 WIB, situasi sudah bisa kita handle,” kata Johan di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Jumat (15/1/2016).
Langkah-langkah yang telah dilakukan, lanjut Johan, adalah dengan peningkatan deteksi dini terkait informasi yang berkaitan dengan teror. Kemarin pun bermunculan informasi bahwa penyerangan terjadi di mana-mana.