BANDA ACEH – Juru Bicara Parta Aceh (PA) Adi Laweung mengatakan Rapat Koordinasi PA kali ini bukan hanya membahas urusan partai. “Tapi juga membicarakan tantangan pembangunan Aceh,” kata Laweung dalam pernyataannya diterima portalsatu.com, Sabtu, 24 Oktober 2015.

Laweung yang merupakan politisi asal Pidie menyebut seiring dinamika politik secara nasional dan Aceh, PA perlu menyusun langkah-langkah ke depan. “Kita akan membicarakan banyak hal dalam Rakor ini, selain urusan konsolidasi menjelang Pilkada,” ujarnya.

Menurut  Laweung, pimpinan pusat PA juga ingin mendengar banyak masukan dari kabupaten/kota se-Aceh. Masing-masing daerah, kata dia, punya tantangan yang berbeda. Itu sebabnya, Rakor PA akan merumuskan lebih konkrit kebijakan partai ke depan.

“Saat ini kita sedang dalam keadaan sangat dinamis, sehingga perlu persamaan persepsi internal,” Laweung menegaskan.

Laweung menambahkan, seluruh jajaran PA harus sevisi untuk menjamin kemenangan pada Pilkada 2017 dan keberlanjutan perdamaian Aceh.

Ia berharap pengurus atau kader PA dari daerah memberi banyak masukan melalui Rakor tersebut. “Ini kesempatan yang baik untuk saling bersinergi dalam banyak hal agar tidak muncul hal-hal yang merugikan partai,” ujar Laweung.

Diberitakan sebelumnya, Rakor PA dilaksanakan di Hotel Hermes Palace, Banda Aceh, Jumat, 23 Oktober 2015. Rakor tersebut dihadiri Tuha Peut PA yang juga Wali Nanggroe Malik Mahmud, Ketua Umum PA Muzakir Manaf, Wakil Ketua Umum Kamaruddin Abubakar dan jajarannya. Turut hadir pimpinan sejumlah partai nasional di Aceh.[] (idg)