LHOKSEUMAWE – Presiden Joko Widodo meminta pembangunan jalan Tol Trans Sumatera di Aceh dimulai tahun ini. Karena itu, Jokowi minta Pemerintah Aceh dan kabupaten/kota bersinergi dengan Pemerintah Pusat.
Saya meminta kepada Pemerintah Aceh dan seluruh kabupaten/kota agar membantu Pemerintah Pusat untuk saling bersinergis dalam mempercepat proses pembangunan jalan tol, kata Jokowi saat berkunjung ke Lhokseumawe untuk meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Arun, di Desa Meuria Paloh, Muara Satu, Lhokseumawe, Kamis, 2 Juni 2016.
Jokowi menegaskan, jalan Tol Trans Sumatera di Aceh harus dibangun tahun ini dengan catatan pemerintah daerah menyelesaikan pembebasan lahan terlebih dahulu. Meski anggaran pembebasan lahan bersumber dari Pemerintah Pusat, kata dia, namun proses penyelesaian di lapangan ditangani pemda setempat.
Keinginan saya dari (wilayah) Timur dan Barat dikerjakan secara serentak dan bertemu nantinya di tengah dan sambung. Kepada gubernur sudah saya katakan mulai tahun ini dikerjakan dengan catatan pembebasan lahan dilakukan oleh gubernur, bupati dan wali kota. Jangan takut, yang bayar tetap Pemerintah Pusat, kata Jokowi.
Menurut Jokowi, sudah saatnya rakyat diajari, didekati, dijelaskan kegunaan dan manfaat setiap pengerjaan proyek. Karena setiap proyek termasuk jalan tol sangat banyak kegunaannya bagi ekonomi rakyat itu sendiri. Jangan sebaliknya, menjauhi rakyat, ujarnya.
Listrik