BANDA ACEH - Politisi Denmark asal Aceh, Johan Habib Makmur, menilai perjalanan Pilkada Aceh tahun 2017 berlangsung kondusif. Hal ini berdasarkan amatannya secara langsung di…
BANDA ACEH – Politisi Denmark asal Aceh, Johan Habib Makmur, menilai perjalanan Pilkada Aceh tahun 2017 berlangsung kondusif. Hal ini berdasarkan amatannya secara langsung di lapangan, baik di poros tengah, timur dan utara Aceh.
“Saya rasa sangat kondusif, sangat bagus kali ini. Saya banyak kerja di poros tengah, Aceh Timur dan Aceh Utara, selalu saya bilang sama mereka, jangan sekali-kali berantam atau ribut gara-gara Pilkada,” kata Johan Habib Makmur di Banda Aceh, Minggu, 26 Februari 2017 siang.
Namun, aktivis partai Sosial Demokrat di Aarhus, Denmark, ini belum bisa menyebutkan demokrasi di Aceh kini sudah lebih bagus dalam pengertian sesungguhnya. Menurutnya pengertian demokrasi di Aceh masih jauh jika dibandingkan dengan kondisi politik di Denmark.
“Masih perlu belajar tentang apa itu demokrasi, tapi sudah lumayan lah, lumayan bagus, terutama pemilihan kali ini ya. Sudah bagus sekali,” kata Johan, menanggapi pertanyaan portalsatu.com terkait kondisi demokrasi di Aceh jika dibandingkan dengan perpolitikan di Denmark.
Penilaiannya bahwa demokrasi di Aceh lebih bagus tahun ini karena tidak ada bentrok fisik antarpendukung. Menurutnya hal ini jauh berbeda dengan kondisi Pilkada di Aceh pada 2012 lalu.
“Apalagi lumayan safety (aman). Saya selalu kalau jumpa sama teman-teman (mantan kombatan-red) itu saya bilang, nggak ada gunanya kita berantam karena gubernur. Pengalaman 2012, itu sudah cukup, karena yang korban itu saudara kita juga, sudah kita korbankan saudara kita, kita jadi gubernur. Memang enak seperti itu? Nggak kan? Saya lebih suka damai,” ujar Johan, yang hijrah ke Denmark sejak 1998 lalu karena imbas konflik di Aceh.
Meskipun lebih memilih Irwandi Yusuf sebagai Gubernur Aceh, dia membantah turut berpolitik di Aceh. Menurutnya jika dia benar-benar terlibat di politik Aceh maka kemana Irwandi Yusuf pergi, maka dia akan ada di sisi Irwandi.
“Kalau saya berpolitik, saya akan turun bersama Bang Wandi. Kemudian saya orator, tu. Kemudian orang bertanya juga, loh ada orang nanya, abang kan di belakang Bang Wandi, saya sahabat, sebagai teman, nggak apa-apa kan kalau saya jalan bersama seorang teman?” kata Johan. (Baca: Politisi Denmark: Saya Harap Irwandi Yusuf Merealisasikan Visi Misinya).[]