LHOKSUKON Juru Bicara Komite Peralihan Aceh dan Partai Aceh (KPA/PA) Wilayah Pase, M. Jhony menyatakan, kasus pelemparan dengan ketapel terhadap mobil rombongan tim pasangan…
LHOKSUKON Juru Bicara Komite Peralihan Aceh dan Partai Aceh (KPA/PA) Wilayah Pase, M. Jhony menyatakan, kasus pelemparan dengan ketapel terhadap mobil rombongan tim pasangan calon Bupati/Wabup Aceh Utara Fakhrurrazi H. CutMukhtar Daud (Fa-Tar) di Gampong Matang Mane, Kecamatan Tanah Jambo Aye, tidak ada hubungannya dengan PA.
Muzakir itu dulu simpatisan Partai Aceh, tepatnya pada Pemilihan Legislatif 2014 lalu. Namun, pada pilkada kali ini, dia sama sekali tidak masuk dalam timses Partai Aceh. Bahkan, saya sama sekali tidak pernah berjumpa dia selama perjalanan pilkada ini, ujar Jhony kepada portalsatu.com via telepon seluler, Kamis, 19 Januari 2017.
Jika dikatakan simpatisan PA, bisa jadi. Namun, dia bukan kader PA. Lagi pula dia juga bukan dari (mantan) kombatan GAM. Dia aslinya dari Syamtalira Bayu, menetap di Tanah Jambo Aye, karena menikah dengan orang sini (Pantonlabu), kata Jhony lagi.
Jubir PA Pase ini menyebut tindakan Muzakir tersebut tidak ada kaitannya dengan PA. Partai atau pihak yang berkecimpung dalam Pilkada 2017 bukan hanya Partai Aceh atau PA, dan (pelemparan dengan ketapel) itu tidak ada urusannya dengan PA, tegas Jhony.
Diberitakan sebelumnya, Muzakir, 34 tahun, warga Gampong Matang Mane, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara, babak belur diamuk massa. Dia menjadi bulan-bulanan setelah tertangkap usai melempar mobil rombongan timses paslon Fakhrurrazi H. Cut-Mukhtar Daud (Fa-Tar) yang melintas di Gampong Mane, Rabu, 18 Januari 2017, sekitar pukul 23.30 WIB.
“Tersangka melakukan pelemparan ke arah mobil timses Fakhrurrazi H. Cut – Mukhtar Daud (Fa-Tar) dengan menggunakan ketapel kelereng besar. Kala itu rombongan baru pulang dari Gampong Lhok Beringen menuju Kota Pantonlabu,” kata Kapolres Aceh Utara AKBP Ahmad Untung Surianata atau Untung Sangaji. (Baca: Ketapel Mobil Timses Fa-Tar, Muzakir Babak Belur Dihajar Massa)[]