GEUREDONG PASE – Jembatan darurat di Gampong Alue Awe, Kecamatan Geureudong Pase, Aceh Utara, putus akibat diterjang air bah, Minggu, 27 Agustus 2017, malam. Jembatan tersebut satu-satunya jalur penghubung menuju Kecamatan Blang Mangat, Lhokseumawe.

“Jembatan itu dasarnya permanen, tapi sedang dalam perbaikan. Karena itu satu-satunya jalur penghubung lintas kecamatan, warga membuat jembatan darurat agar dapat dilintasi. Tadi malam, jembatan darurat itu putus karena diterjang banjir. Banyak kendaraan roda dua dan roda empat semalam tertahan tidak bisa melintas, baik dari arah Geureudong Pase menuju Blang Mangat, dan sebaliknya,” ujar Taufik, 37 tahun, tokoh pemuda Geureudong Pase dihubungi portalsatu.com, Senin, 28 Agustus 2017.

Taufik menyebutkan, pagi tadi jembatan darurat yang putus itu kemudian ditimbun tanah agar bisa dilintasi kendaraan.

Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Geureudong Pase Fuad Cahyadi mengakui jembatan Alue Awe putus. “Awalnya hujan deras sejak pukul 17.00 WIB, lalu disusul air bah. Rusaknya jembatan itu mengganggu jalur lintas semua desa, mengingat jembatan itu berada di tengah jalur lintas kecamatan. Satu-satunya jalur penghubung lintas kecamatan,” katanya.

Ia menjelaskan, jembatan itu sudah pernah patah sehingga masyarakat setempat membuat jembatan darurat dengan cara ditimbun tanah. “Beberapa waktu lalu jembatan itu patah dan tahun ini akan dibuat jembatan baru,” ujar Fuad.[]