BANDA ACEH – Tahun anggaran 2015 tinggal menghitung hari. Akan tetapi, realisasi keuangan 17 Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) masih “rapor merah” hingga menjelang tutup buku APBA tahun ini.

Pantauan portalsatu.com pada laman resmi Tim Percepatan dan Pengendalian Kegiatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (P2K-APBA), Selasa, 8 Desember 2015, dari total APBA 2015 senilai Rp12,749 triliun, secara keseluruhan realisasi keuangan sampai 7 Desember (kemarin) sebesar 73,2 persen.

Sementara target realisasi keuangan hingga 31 Desember mendatang sebesar 93 persen. Data itu menunjukkan, Pemerintah Aceh harus “berlari” merealisasikan keuangan 19,8 persen lagi dalam 24 hari ke depan, mulai hari ini.

Sedangkan realisasi fisik sampai kemarin sebesar 78 persen dari target 100 persen pada 31 Desember mendatang. Dalam 24 hari ke depan, mulai hari ini, Pemerintah Aceh harus mencapai realisasi fisik 22 persen lagi.

Adapun 17 SKPA “rapor merah” lantaran realisasi keuangannya masih di bawah 70 persen, yaitu DPKA (Dinas Pendapatan dan Kekayaan Aceh), BPBA (Badan Penanggulangan Bencana Aceh), KKW (Keurukon Katibul Wali), Arpus (Arsip dan Perpustakaan), UKM (Dinas Usaha Kecil dan Menengah), Disbun (Dinas Perkebunan), Hubkom (Dinas Perhubungan, Komunikasi Informasi dan Telematika), RSJ (Rumah Sakit Jiwa), Setwan (Sekretariat Dewan/DPRA), Cika (Dinas Cipta Karya), DKP (Dinas Kelautan dan Perikanan), Dinsos (Dinas Sosial), Disdik (Dinas Pendidikan), Bima (Dinas Bina Marga), SDA (Dinas Sumber Daya Air), Dispora (Dinas Pemuda dan Olahraga), dan Keswan (Dinas Kesehatan Hewan).

Berdasarkan data aktivitas kegiatan APBA 2015 (1.443 paket/Rp2,52 triliun), sebanyak 149 paket/10 persen, realisasi fisiknya masih di bawah 75 persen. Rinciannya, Dinas Bina Marga 58 paket, Dinas Sumber Daya Air dan Dinas Cipta Karya masing-masing 30 paket, Dinas Pendidikan 18 paket, Dinas Hubkomintel dan Dinas Pemuda dan Olahraga masing-masing 3 paket, Dinas Pertanian 2 paket, Dinas Kesehatan,  Dinas Pertambangan, RSUZA, Dinas Keswan dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata masing-masing 1 paket.

Sementara data aktivitas kegiatan Otsus kabupaten/kota 2015 (2.065 paket/2,13 triliun), sebanyak 267 paket/13 persen, realisasi fisik di bawah 75 persen.[] (idg)