Bener Meriah – Aparatur Desa Rimba Raya, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Bener Meriah, mempertanyakan pembangunan jalan di Dusun Yakin, desa setempat yang tak kunjung diaspal, setelah dilakukan pengerasan.
Kondisi jalan sepanjang 1 kilometer di kawasan pedalaman itu kala musim hujan dipenuhi debu. Tak hanya itu, badan jalan tersebut juga telah berlobang dikikis air hujan. Akibatnya, banyak pengguna kendaraan yang terperosok. Kondisi diperparah dengan banyaknya batu sebesar kepalan tangan orang dewasa di sepanjang jalan itu.
“Jalan itu memang satu kilometer. Tapi yang nampak dikerjakan pengerasan hanya 764 meter dengan lebar sekitar 5 meter saja” kata Kaur Pemerintahan Desa Rimba Raya, Siswadinata kepada portalsatu.com di Bener Meriah, Rabu, 4 November 2015.
Pengerasan jalan penghubung antardusun di pedalaman Bener Meriah itu, katanya, dikerjakan sejak tiga bulan lalu. Namun, ia mengaku tak tahu mengapa rekanan meninggalkan proyek jalan itu tanpa pengaspalan.
“Kami tidak tahu kenapa ditelantarkan. Mungkin anggarannya cuma segitu atau bahkan anggaran pengaspalannya kadang memang ada, namun kontraktornya yang tidak mengerjakan,” katanya.
“Tapi ada jalan di Dusun Ketubu tembus Pulau Intan, Desa Rimba Raya, sudah diaspal, berarti ini harusnya diaspal juga,” tambah Siswadinata.[]
NEWS
Jalan Pedalaman Bener Meriah tak Diaspal, Mengapa?
"Mungkin anggarannya cuma segitu atau bahkan anggaran pengaspalannya kadang memang ada, namun kontraktornya yang tidak mengerjakan".
Baca Juga
News
Kata Bupati Ahmadi Saat Silaturahmi Wagub Dengan Masyarakat Blang Rakal
3 Oktober 2017
News
MaTA Desak Jaksa Usut Dugaan Tenaga Honorer Fiktif Bener Meriah
21 Agustus 2017
News
Bupati Ahmadi Bantah Terlibat dalam Proyek RTLH 2013
13 Agustus 2017Artikel Terkait
Lihat Semua →[ Foto ]
NEWS
Kata Bupati Ahmadi Saat Silaturahmi Wagub Dengan Masyarakat Blang Rakal
[ Foto ]
NEWS
MaTA Desak Jaksa Usut Dugaan Tenaga Honorer Fiktif Bener Meriah
[ Foto ]
NEWS
Bupati Ahmadi Bantah Terlibat dalam Proyek RTLH 2013
[ Foto ]
NEWS