TERKINI
TEKNO

Islam Tidak Wajibkan Jilbab, Tapi…

Baru-baru ini masyarakat muslim diusik dengan berita tentang pernyataan Najwa Shihab, pemandu acara di Metro TV. Ia menyatakan Islam tidak mewajibkan wanita berjilbab. Memang, Islam…

root Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 2 menit
SUDAH DIBACA 2K×

Baru-baru ini masyarakat muslim diusik dengan berita tentang pernyataan Najwa Shihab, pemandu acara di Metro TV. Ia menyatakan Islam tidak mewajibkan wanita berjilbab.

Memang, Islam tidak mewajibkan wanita berjilbab, tetapi mewajibkan wanita menutup aurat sesuai dengan hukum Islam. Kenapa Islam tidak mewajibkan wanita memakai jilbab.

Banyak kesalahpahaman dalam berjilbab. Mereka menyatakan dirinya berjilbab, padahal, jilbab dipakai tapi berpakaian ketat dan jilbab dililitkan di leher (tidak menutup dada). Hal itu bertentangan dengan aturan cara berbusana orang muslimah berdasarkan hukum Islam.

Sebagian para desainer menyelenggarakan peragaan busana muslimah, tetapi tidak berpedoman pada bagaimana pola pakaian busana muslimah yang baik berdasarkan hukum Islam.

Dalam kitab Sabilal Muhtadin dijelaskan, “diharamkan bagi penjahit, menjahit pakaian yang tidak sesuai dengan hukum Islam, walaupun yang meminta jahit orang lain.”

Busana yang sesuai dengan hukum Islam, di antaranya memilih warna boleh apa saja, dibuat dengan hiasan yang bagus–tidak berlebihan, tidak berbentuk badan, memakai jilbab/hijab menutup dada.

Jadi, berbusanalah sesuai dengan hukum Islam dan karena Allah, disebabkan itu merupakan cerminan dirimu. Menghormati diri kita sendiri adalah hak kita sebagai wanita. Hormati dirimu sendiri, maka siapapun akan hormat dan kagum padamu.

Selain tentang menutup aurat, ada beberapa ketentuan dalam Islam untuk perempuan, di antaranya: haram bagi perempuan memperdengarkan suaranya pada yang bukan muhrim.

Juga, diharamkan bagi perempuan untuk berjabat tangan dengan laki-laki bukan muhrim. Dan, perempuan dilarang pula berpakaian membentuk tubuh, juga diharamkan memakai wangi-wangian untuk yang bukan muhrimnya.[]

Penulis: Zahraini Zainal, pengajar, perancang busana muslimah di Banda Aceh.

root
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar