TERKINI
TRAVEL

Ipelmabar dan Prof Darwis Luncurkan Buku di Meulaboh

MEULABOH - Pengurus Ikatan Pelajar Mahsiswa Aceh Barat (Ipelmabar Banda Aceh) bekerja sama denga STAIN Teuku Dirundeng Meulaboh melaksanakan seminar dan lauching buku yang bertema…

BOY NASHRUDDIN Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 2 menit
SUDAH DIBACA 806×

MEULABOH – Pengurus Ikatan Pelajar Mahsiswa Aceh Barat (Ipelmabar Banda Aceh) bekerja sama denga STAIN Teuku Dirundeng Meulaboh melaksanakan seminar dan lauching buku yang bertema ''Harumkan bangsa dengan pendidikan dan budaya”, Senin 29 Agustus 2016.

Prof.Dr. Darwis A Soelaiman MA, salah satu guru besar FKIP univesitas Syiah Kuala Banda Aceh merupakan pemateri yang dihadirkan. Selain itu ada Drs. T. Zulkarnaini M.Pd, Kabid Pengembangan Permeuseuman Sejarah Purbakala Dinas Kebudayaan pdan Parawisata Aceh.

Buku yang dibedah “Perihal Pendidikan dan Kebudayaan” ditulis oleh Prof.Dr. Darwis A. Soelaiman, MA dan buku Biografi Raja Nagan di tulis oleh Drs.T Zulkarnaini, M.Pd, di aula sekdakab Aceh barat.

Ketua Panitia, Hafrizal, mengatakan acara tersebut merupakan salah satu rangkaian yang dipadukan dalam acra PKAB yang sedang berlangsung di Aceh barat, peserta dari berjumlah 150 orang yang terdiri dari siswa/i se-aceh barat dan mahasiswa STAIN Teuku Di Runding Meulaboh serta kalangan unsur masyarakat.

Pada kesempatan tersebut Ketua Umum Ipelmabar, Vhodzan Adzima, S.KH mengatakan dengan diadakan seminar dan louching pendidikan dan budaya ini dapat memicu generasi penerus bangsa agar lebih cinta budaya lokal dibandingkan budaya luar.

“Di negara Thailand, mereka sangat cinta dengan budaya mereka, salah satunya budaya menyanyikan lagu kebangsaan mereka setiap hari tepat pukul 8.00 pagi, seluruh sekolah yang ada di Thailand. Kemudian di pulau Dewata Bali, untuk menonton tarian kocak kita harus membayar sekitar 100 ribu/orang,” katanya, dalam siaran pers. 

Acara Seminar dan Lauching Buku dibuka oleh Bupati Aceh Barat di wakili oleh Asisten 2 Bidang Keistimewaan, Ekonomi dan Pembangunan Aceh Barat.

Hasil rekomendasi acara tersebut, mengaharapkan kepada pemerintah Aceh dan Pemerintah Aceh Barat dapat mendirikan sebuah meseum untuk menunjang pendidikan di Aceh Barat. Acara ini dihadiri undangan Ketua MPD Aceh Barat, Dinas Pendidikan Aceh Barat, Mantan rektor UTU Prof. Drs. Alfian Ibrahim, MS, Penyair dari singapore Rohani Din, dan Muspida Serta Guru Pedamping dari masing-amasing sekolah.[]

BOY NASHRUDDIN
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar