MEDAN Pesona Danau Toba terus memancar ke mana-mana. Setelah investor Singapura yang berhasrat menanamkan modal ke sana, kini giliran investor dari Tiongkok yang tertarik membangun infrastruktur di kawasan yang bakal segera disulap menjadi satu dari 10 Bali Baru itu. Yang bakal dibidik, pembangunan jalur kereta api menuju Danau Toba di Sumatera Utara.
“Investor China mau bangun railroad dari Medan sampai Danau Toba. Dia mau bangun infrastruktur. Saya pikir dia mau investasi kecil, dia bilang kami siap sampai USD 10 miliar,” terang Menko Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan terkaget-kaget.
Menko Maritim mengingatkan investor China yang tertarik membangun jalur rel kereta dengan rute Medan Kualanamu Tebing Tinggi Pematangsiantar, hingga ke kawasan Danau Toba, bahwa investor harus mengikuti kebijakan dan aturan pemerintah RI.
“Saya bilang, anda harus mengikuti rules of engagement Indonesia, tidak bisa kamu (investor dari manapun juga) yang atur.”
Saat ini memang banyak investor asing yang akan menanamkan investasinya di Indonesia, khususnya di Danau Toba. Terlebih setelah Indonesia telah meraih investment grade dari Standards & Poor's (S&P) yang merupakan salab satu indikator sasaran berinvestasi. Akhir tahun lalu, Lima calon investor asal Rusia juga menyambangi Sumatera Utara untuk melakukan survei pembangunan jalur kereta di wilayah tersebut
“Investor mau masuk, ini berarti wilayah Danau Toba sangat strategis di mata Investor. Pemerintah memang telah melakukan berbagai perbaikan dalam kemudahan investasi, salah satunya dengan menyederhanakan peraturan, menerapkan transparansi dan cepat mengambil keputusan,” terangnya