Oleh: Almuniza Kamal

JUMAT adalah hari terakhir sebelum akhir pekan tiba. Di pagi Jumat, khususnya di kalangan PNS di lingkup Pemerintah Aceh, diisi dengan berbagai kegiatan positif yang lebih santai seperti senam pagi bersama, ngopi bareng bersama rekan kerja dan aktivitas lainnya.

Hal serupa juga terjadi di UPTD Museum Aceh yang lokasinya hanya selemparan batu dari Meuligoe Gubernur Aceh. Bedanya adalah pada kegiatan yang berlangsung di museum. Para pegawai di Museum Aceh kini mulai menggalakkan program Jumat Bersih dan diskusi bersama. Kegiatan ini dikhususnya bagi pegawai dan beberapa pengunjung serta pemerhati museum.

Jumat Bersih dan diskusi bersama ini mulai berlangsung sejak 1 April 2016 lalu. Hari ini, Jumat, 15 April 2015 memasuki kali ketiga dilaksanakannya. Para PNS di UPTD Museum Aceh dan para stakeholdernya melakukan gotong royong dan diskusi bersama.

Dimotori oleh Kepala UPTD Museum Aceh yang baru Dra. Junaida Hasnawati. Ada banyak hal yang diperoleh dari aksi gotong royong bersama dan diskusi ini. Misalnya saja kebersamaan yang otomatis menimbulkan keakraban di antara sesama pegawai. Harmonisasi antara pengunjung dan pemerhati museumpun semakin terjalin. Dan yang paling penting, berbagai kritik konstruktif muncul dalam diskusi yang tentunya sangat berguna untuk membenahi berbagai hal yang belum berjalan secara ideal.

Secara fisik, pembenahan taman di Museum Aceh mulai terlihat. Kini sedang berjalan program penanaman bunga dan tumbuhan khas Aceh. Berdasarkan informasi yang ada di manuskrip kuno Aceh, ada 55 jenis tumbuh-tumbuhan yang berasal dari Aceh. Program pembibitannya sedang diupayakan saat ini. Diharapkan di Museum Aceh nantinya akan terdapat seluruh koleksi tanaman yang berasal dari Aceh tersebut.

Nilai ekonomis dari program ini juga mulai terlihat. Kepala UPTD Museum Aceh Junaida mengatakan, jika ke depan ada pengunjung yang ingin memperoleh tanaman khas Aceh itu maka pihaknya akan menjual. Pihak museum juga akan memberikan sertifikasi akan tanaman ini.

“Semoga ini menjadi tambahan pendapatan kepada rekan-rekan yang bekerja di bidang kebersihan dan perawatan taman. Program ini semua lahir dan dimusyawarahkan pada hari Jumat,” kata Junaida.

Semoga Jumat berkah lainnya menjadi semangat baru bagi rekan-rekan di luar sana. Semoga Jumat bukan hanya hari berjamaah bagi kaum laki-laki semata. Semoga di hari Jumat ini kita diberikan keberkahan oleh Sang Pencipta agar bisa terus melahirkan ide-ide cemerlang demi Aceh yang kita cintai.[]

*Penulis adalah Staf di UPTD Museum Aceh