BANDA ACEH – Pertemuan mediasi tim Pemerintah dan DPR Aceh difasilitasi Kemendagri di Jakarta terkait kisruh RAPBA 2016 hingga Senin siang ini masih berlangsung.

Informasi diperoleh portalsatu.com, pertemuan mediasi itu dilaksanakan sejak pagi tadi. Seusai salat Zuhur dan makan siang, pertemuan kembali dilanjutkan. “Ini istirahat sebentar untuk salat dan makan siang, lalu dilanjutkan lagi, karena masih ada yang dibahas,” ujar satu sumber yang ikut dalam pertemuan itu, dihubungi sekitar pukul 13.25 WIB tadi.

Menurut sumber itu, tim DPR Aceh peserta mediasi adalah Teungku Muharuddin (ketua), Teuku Irwan Djohan dan Dalimi (wakil ketua), Kautsar (Ketua Fraksi Partai Aceh), Teuku Ibrahim (Ketua Fraksi Demokrat), Aminuddin (Ketua Fraksi Golkar),  Abdurrahman (Ketua Fraksi Gerindra-PKS), Asrizal Asnawi (Ketua Fraksi (PAN) dan Musanif (Ketua Fraksi PPP).

“Selain itu ada anggota Banggar (Badan Anggaran) DPRA. Jadi yang ikut tiga orang pimpinan, semua ketua fraksi dan ketua komisi (DPRA), termasuk Sekwan,” ujar sumber itu.

Sejauh ini belum diketahui siapa saja tim Pemerintah Aceh (eksekutif) peserta mediasi tersebut. Kepala Biro Humas Setda Aceh Frans Dellian yang dilaporkan ikut dalam pertemuan itu, saat dihubungi tadi pukul 13.30 WIB hanya mengatakan, “Sebentar-sebentar, ya”.

Sekitar dua jam sebelumnya, Frans Dellian menjawab konfirmasi lewat pesan singkat (SMS) mengatakan, “Sekarang masih berlangsung rapat mediasi”.

Sebelumnya diberitakan, Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri (Dirjen Bina Keuda Kemendagri) Reydonnyzar Moenek mengatakan, pihaknya akan memediasi Gubernur dan DPR Aceh terkait persoalan Rancangan APBA 2016 pada Senin, 28 Sesember 2015.

Reydonnyzar Moenek (Donny) menyebut pembahasan rancangan anggaran Aceh nyaris deadlock. Pihak eksekutif dan legislatif di Aceh belum juga menyepakati soal Kebijakan Umum Anggaran-Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS). Padahal KUA-PPAS sifatnya masih cikal bakal APBD.

“Kami akan fasilitasi, kita mediasi dengan cara memanggil Gubernur Aceh dan pihak legislatif pada 28 Desember besok,” kata Donny, seperti dikutip detik.com, Sabtu, 26 Desember 2015.[] (idg)