REDELONG - Mobil Isuzu Panther pick-up BL 8367 LG dikemudi Sukri, 42 tahun, terjun bebas ke jurang dengan kedalaman sekitar 70 meter, di kawasan wisata…
REDELONG – Mobil Isuzu Panther pick-up BL 8367 LG dikemudi Sukri, 42 tahun, terjun bebas ke jurang dengan kedalaman sekitar 70 meter, di kawasan wisata Wih Ni Kulus, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Bener Meriah, Jumat, 18 Desember 2015, sekitar pukul 23.55 WIB/malam.
Dugaan sementara karena sopir ngantok hingga hilang kendali dan menabrak pembatas jalan sebelum terjun ke jurang,” kata Kapolres Bener Meriah melalui Kasat Lantas Ipda Rina Bintar Handayani S.Ik., yang saat dihubungi portalsatu.com sedang berada di lokasi kejadian, Sabtu, 19 Desember 2015.
Akibat kejadiaan naas itu, kata Rina Bintar Handayani, tiga penumpang meninggal dunia, enam luka berat, dua luka ringan dan satu trauma tanpa luka.
Adapun korban meninggal dunia adalah M. Rasid Hasan, 52 tahun, warga Tumpoek Barat, Kecamatan Matangkuli, Aceh Utara, Pak Let (nama panggilan), 50 tahun, warga Kota Lhouksmawe dan M. Khaidir Hafiz, 23 tahun, warga Cut Mamplam, Kecamatan Muara Dua, Lhokseumawe.
“Ketiga jenazah korban pagi tadi sekitar pukul 06.00 WIB sudah dibawa pulang oleh keluarga. Informasi yang kita peroleh, ketiganya sudah disemanyamkan,” ujar Rina Bintar Handayani.
Sementara enam korban luka berat, kata Ipda Rina, yaitu Abdul Rahman, 54 tahun, warga Matangkuli, Aceh Utara, Yusnaidi, 36 tahun, warga Simpang Kandang, Lhokseumawe, Sukri, 42 tahun, warga Lhokseumawe, Ansari, 33 tahun, warga Aceh Utara, Fajar, 40 tahun, warga Lhokseumawe, dan Abu Bakar Ahmad, 51 tahun, warga Lhokseumawe.
Sedangkan korban luka ringan, Saiful, 25 tahun, warga Simpang Kandang, Lhokseumawe dan Alim, 30 tahun, warga Matangkuli, Aceh Utara.
“Sementara M. Ali, 47 tahun, warga Lhokseumawe, mengalami trauma dan tanpa lecet. Semua korban itu sudah dievakuasi untuk dirawat di RSUD Fauziah Bireuen,” kata Ipda Rina. “Ini saya masih di lokasi, lagi proses evakuasi mobil,” ujarnya lagi.[]