BANDA ACEH – Kepala Bidang Pengembangan Usaha Pariwisata Aceh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Amiruddin Cut Hasan mengatakan jika warisan pariwisata Aceh melebihi Bali.

“Warisan wisata Aceh melebihi pariwisata Bali, kita tak hanya punya Sabang tapi sangat banyak tempat lain yang belum terekspos dengan baik,” ucap Amiruddin dalam acara Advokasi Tatacara Pendaftaran Usaha Pariwisata yang dihelat di Hotel Hermes malam tadi, Rabu, 2 Maret 2016.

Ia mengatakan, potensi pariwisata di Aceh dapat berkembang pesat jika dikelola dengan baik oleh pengusaha pariwisata menggunakan standar berlaku.

“Ada parade hiu di perairan Aceh saat tanggal tertentu dan itu tidak kita temukan di daerah lain,” ucapnya.

Amir juga sempat menyinggung tentang pemberitaan dan ekpos media yang keliru tentang Aceh. Ia menilai pihak luar terlalu takut untuk berwisata di Aceh karena menggap daerah Syariat Islam penuh dengan aturan.

“Mereka tahu Aceh dari perspektif keliru, dipikir kalau ada bule yang masuk ke Aceh tanpa jilbab akan dipotong leher,” ucapnya dengan nada candaan yang diikuti tawa dari hadirin.

Seperti diberitakan sebelumnya, dalam acara itu turut ditandatangani komitmen bersama dalam memajukan usaha wisata Aceh antara Kementerian Pariwisata dengan seluruh anggota DPRK se-Aceh yang membidangi sektor pariwisata serta dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Aceh.[](ihn)