BANDA ACEH – Wali Kota Banda Aceh, yang juga Koordinator FKKA, Illiza Sa'aduddin Jamal, mengatakan, salah satu program FKKA di tahun 2016 ini adalah melaksanakan lokakarya yang berkaitan dengan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

“Kita punya keinginan untuk memperoleh pengetahuan dan pengalaman terbaik, hingga memperoleh WTP dalam Program Pembangunan dan Keuangan Daerah. WTP yang selaras dan sinergis dengan kemakmuran, keadilan dan kesejahteraan rakyat,” kata Illiza, saat menjadi pembicara pada Rapat Kerja Daerah Dewan Pimpinan Forum Komunikasi Pemerintahan Kabupaten/Kota se-Aceh tahun 2016, yang dipusatkan di Aula Balai Kota Banda Aceh, Rabu, 27 Januari 2016.

Illiza mengatakan Raker FKKA dapat membangun sinergitas dan kerjasama fungsional para eksekutif dan legislatif, sehingga pelayanan publik menjadi jauh lebih baik.

“Kita akan berusaha meningkatkan fungsi dan peran FKKA untuk mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik di kabupaten dan kota se-Aceh,” kata Illiza.

Illiza menjelaskan, FKKA difasilitasi oleh Federation of Canadian Municipalities (FCM), sebuah wadah sama yang berasal dari Kanada. Perbedaannya hanya pada usia FCM yang telah mencapai lebih dari satu abad.

Dia berharap FKKA mampu mengambil pelajaran dari wadah yang telah teruji dengan memberikan manfaat dalam memajukan kota di Kanada, serta ikut memperkuat hubungan internasional antara Kanada dengan negara lain.

“Beberapa anggota FPKKA pernah diundang untuk menyaksikan pertemuan tahunan FCM tahun 2010 lalu. Kita baru delapan tahun dan masih pada tahap awal membangun konsolidasi, menata diri, melakukan sosialisasi sambil melangkah ke depan,” kata Illiza.

Kegiatan yang mengangkat tema “Memperkuat Peran FKKA untuk Mendorong Peningkatan Pelayanan Publik di Kabupaten dan Kota” itu turut dihadiri oleh Inspektur Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Tarmizi A Karim, pimpinan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkorpimda) Aceh.[]